
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, Selasa (19/5)/(Istimewa)
JawaPos.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, Selasa (19/5), sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui tujuh agenda utama, mulai dari pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian, penetapan auditor, hingga perubahan susunan pengurus Perseroan.
Sepanjang Tahun Buku 2025, PTPP mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp24,95 triliun. Dari total tersebut, proyek pemerintah menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 45 persen, disusul proyek BUMN sebesar 35 persen dan sektor swasta sebesar 20 persen.
Baca Juga:PTPP Perkuat Komitmen ESG
Perseroan juga memperkuat implementasi tata kelola perusahaan melalui pencapaian predikat Leadership in Corporate Governance berdasarkan asesmen ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) dengan skor akhir 101,69 poin.
Ke depan, PTPP menyatakan akan terus menjaga kinerja operasional dan keuangan melalui strategi bisnis yang prudent, penguatan fundamental perusahaan, pengelolaan risiko yang adaptif, serta penciptaan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
7 mata agenda RUPS
Adapun tujuh agenda yang disetujui dalam RUPST meliputi persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian Perseroan, laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris, serta laporan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2025. Dalam agenda tersebut juga diberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas selama tahun buku berjalan.
Agenda lainnya mencakup penetapan akuntan publik untuk audit laporan keuangan Tahun Buku 2026, penetapan remunerasi pengurus, pendelegasian persetujuan RJPP 2026–2030 dan RKAP 2027, pendelegasian perubahan peraturan dana pensiun, perubahan anggaran dasar, serta perubahan susunan pengurus Perseroan.
Pada agenda perubahan anggaran dasar, pemegang saham menyetujui pengalihan 31.619.477 lembar saham Seri B dari PT Danantara Asset Management (Persero) kepada BP BUMN. Saham tersebut selanjutnya akan diubah menjadi Saham Seri A Dwiwarna sebagai tindak lanjut ketentuan Pasal 2 ayat (3) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN yang mengatur kepemilikan 1 persen saham Seri A Dwiwarna oleh Negara Republik Indonesia melalui Kepala BP BUMN.
Sementara itu, pada agenda perubahan susunan pengurus, pemegang saham menetapkan komposisi baru Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Susunan Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi
Jajaran Dewan Komisaris terdiri atas Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Dhony Rahajoe, Komisaris Setya Nugraha, Aisyah Zakiyyah, Giri Suprapdiono, serta Komisaris Independen Tjia Marwan dan Ain Rika Armina.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022