
Suasana Gerbang Tol Cikampek Utama pada Minggu (23/4) malam.
JawaPos.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama kelompok usahanya dan sejumlah badan usaha jalan tol (BUJT) di tol trans-Jawa memberlakukan diskon tarif tol 10 persen sejak kemarin (21/12).
Pemotongan tarif berlaku untuk jalan tol trans-Jawa dari Jakarta menuju Semarang dan sebaliknya selama tiga hari saja: 21 Desember 2023 saat arus mudik Natal, arus balik Natal pada 28 Desember 2023, dan arus balik tahun baru pada 3 Januari 2024.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan, potongan tarif akan berlaku dari gerbang tol (GT) Cikampek Utama jalan tol Jakarta–Cikampek menuju GT Kalikangkung jalan tol Batang–Semarang pada arus mudik dan sebaliknya pada arus balik. Diskon tarif tol tersebut hanya berlaku untuk perjalanan tak putus atau melakukan tap-in dari GT Cikampek Utama dan melakukan tap-out di GT Kalikangkung serta sebaliknya.
”Pemotongan tarif berlaku 24 jam pada tanggal yang telah ditentukan tersebut dan berlaku untuk semua golongan kendaraan,” ujarnya kemarin (21/12).
Puncak arus dalam periode Nataru kali ini diperkirakan terbagi dua. Yaitu, puncak arus mudik hari ini untuk periode Natal dan Sabtu (30/12) untuk periode tahun baru. Sementara itu, puncak arus balik Natal pada Selasa (26/12) dan Senin (1/1) untuk periode tahun baru.
Di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, peningkatan jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali belum begitu terasa dalam dua hari terakhir. Belum terjadi kemacetan parah seperti tahun-tahun sebelumnya.
Jawa Pos Radar Banyuwangi melaporkan, ASDP memprediksi mulai hari ini (22/12) eskalasi peningkatan jumlah kendaraan menuju Bali akan terjadi hingga Natal pada Senin (25/12).
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi Ipda Heru Slamet Hariyanto mengatakan, yang paling ramai adalah kendaraan logistik dan bus. Mereka rata-rata mengambil waktu sore hingga malam untuk menyeberang.
Pemesan jasa tur wisata berasal dari luar Jawa seperti Kalimantan. ”Pada libur Natal dan tahun baru tujuannya ke Bali. Jauh lebih banyak daripada ke Jogjakarta,” jelas Ninon, panggilan akrabnya.
Untuk wilayah tujuan di Bali, saat ini banyak wisatawan yang memilih daerah Bali Utara seperti Kintamani. Daerah padat seperti Seminyak dan Kuta cukup dihindari para wisatawan.
Saat akhir tahun, kawasan tersebut cukup sulit dilalui kendaraan, khususnya bus. ”Kalau bus-bus besar masih ada ke daerah Gianyar dan Kintamani. Kuta, Sanur, atau Seminyak kebanyakan rombongan kecil di bawah 15 orang,” jelasnya. (idr/syn/mia/lyn/fre/aif/ifa/bam/c19/ttg)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
