
PT Jasa Marga Bali Tol (JBT), anak usaha PT Jasa Marga Tbk akan menutup sementara Jalan Tol Bali Mandara mulai Sabtu (13/3) pukul 23.00 WIT selama 32 jam untuk menghormati perayaan Hari Raya Nyepi.
JawaPos.com - Libur Hari Raya Nyepi kemarin (3/3) diwarnai kepadatan lalu lintas di sejumlah daerah, kecuali Bali. Di beberapa ruas tol yang mengarah ke Jakarta, Jasa Marga memberlakukan contraflow untuk mengurai kepadatan.
Kementerian Perhubungan dan kepolisian juga kembali menerapkan ganjil genap di kawasan Puncak, Bogor. Tujuannya adalah mengantisipasi kemacetan total seperti yang terjadi pada libur Isra Mikraj Senin lalu.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Bogor. ’’Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berlibur ke kawasan Puncak agar tidak terjadi kemacetan panjang,” ujar Budi kemarin (3/3).
Kebijakan ganjil genap ini memang umumnya berlaku pada hari libur nasional maupun akhir pekan biasa. Itu seperti tertuang dalam PM 84 Tahun 2021 tentang Pengaturan Lalu Lintas di Ruas Jalan Nasional Ciawi–Puncak Nomor 074 dan Ruas Jalan Nasional Puncak–Batas Kota Cianjur Nomor 075.
Photo
MEMANFAATKAN LIBUR: Pengunjung berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, kemarin. Tempat wisata di Jakarta ramai dikunjungi warga saat libur Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Sementara itu, Jasa Marga juga menghentikan sementara operasional jalan tol Bali Mandara untuk menghormati perayaan Nyepi. Direktur Utama PT Jasa Marga Bali Tol (JBT) I Ketut Adiputra Karang menyatakan, pihaknya akan menutup operasional tol selama perayaan Hari Raya Nyepi berlangsung. ’’Operasional jalan tol Bali Mandara akan ditutup sementara secara keseluruhan mulai Rabu, 2 Maret 2022, pukul 23.00 Wita. Dibuka kembali pada Jumat, 4 Maret 2022, mulai pukul 07.00 Wita,” ujar Adiputra.
Penutupan tol Bali Mandara dilakukan untuk menghormati khidmatnya perayaan Hari Raya Nyepi. Ini juga menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Bali Nomor: 003.1/12593/PK/BKD Tanggal 4 November 2021 tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali Tahun 2022.
Berbeda dengan jalur darat, okupansi penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) justru masih di bawah 50 persen. Jelang libur pada Rabu (2/3), keberangkatan dari Stasiun Gambir tercatat sekitar 3.778 penumpang atau 42 persen dari total keterisian tempat duduk 24 KA. Tak jauh beda dengan Gambir, keterisian tempat duduk untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen juga mencapai 42 persen atau 4.983 penumpang dengan keberangkatan 20 KA.
”Sementara untuk hari Kamis dan Sabtu dilihat dari data pemesanan tiket sementara juga terpantau normal,” ujar Kepala Humas PT KAI Daop I Jakarta Eva Chairunisa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
