Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 April 2021 | 03.11 WIB

Bendungan Trenggalek Berpotensi Hasilkan Energi Listrik 8 Megawatt

Bupati Treggalek Mochamad Nur Arifin (tengah) dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto (kedua kiri) melihat maket Bendungan Tugu, Trenggalek, Jumat (9/4). Istimewa - Image

Bupati Treggalek Mochamad Nur Arifin (tengah) dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto (kedua kiri) melihat maket Bendungan Tugu, Trenggalek, Jumat (9/4). Istimewa

JawaPos.com–Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, telah selesai dibangun. Saat ini memasuki tahap impounding atau pengisian awal. Bendungan itu memiliki potensi menjadi sumber energi listrik baru dan terbarukan hingga kisaran 8 megawatt.

”Bendungan ini kalau nanti sudah jadi, harus bisa dioptimalkan pemanfaatannya dengan baik,” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin seperti dilansir dari Antara saat meninjau Bendungan Tugu bersama jajaran manajemen PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Jumat (9/4).

Usai meninjau fisik bangunan bendungan dan mendengar paparan langsung pelaksana proyek dan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Nur Arifin mengatakan, ada dua sumber pembangkit listrik yang bisa dihasilkan dari aktivasi bendungan. Yakni pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan dalam bentuk PLTS atau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

”Dari sisi listrik, kami ada dua langkah, yakni PLTMH yang merupakan prioritas utama dan kedua PLTS,” ujar Bupati Nur Arifin.

Untuk PLTMH, potensi sumber energi listrik yang dihasilkan dari Bendungan Tugu sekitar 400 kilowatt. Namun dari PLTS, potensi yang dihasilkan disebut Nur Arifin bisa mencapai 7,5 megawatt atau hampir 20 kali lipat potensi PLTMH Bendungan Tugu.

”Kalau luas area tergenang ada sekitar 81 hektare, sesuai aturan dan jika diizinkan, yang bisa diapungi solar panel lima persennya saja berarti sekitar empat hektare. Itu bisa kita manfaatkan,” kata Nur Arifin.

Dengan pemanfaatan Bendungan Tugu tersebut, ke depan diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menghasilkan bauran energi sesuai target pada 2025 sebesar 23 persen jaringan listrik berasal dari energi baru dan terbarukan.

Sementara itu General Manager PLN Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto melihat adanya peluang energi baru dan terbarukan di Bendungan Tugu. Untuk itu, pihaknya akan berusaha mengembangkan PLTMH yang diproyeksikan akan menghasilkan tenaga listrik sekitar 400 kilowatt.

”Di sini stepping-nya nanti kami lakukan yang pertama adalah menghitung kira-kira harga listriknya berapa. Kemudian kalau sudah perizinan-perizinan yang tentunya dibantu bupati untuk merealisasikannya menjadi proyek dengan manfaat salah satunya untuk kelistrikan,” kata Adi.

”Kalau kita lihat tadi manfaatnya banyak sekali, untuk pengairan, pertanian, air baku, dan salah satunya adalah untuk pembangkitan tenaga listrik,” tambah Adi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Ui2eAx81NlE

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore