
Jalan Tol Trans Sumatera di Lampung usai diresmikan Presiden Jokowi
JawaPos.com - Salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) milik BUMN, PT Hutama Karya (Persero) mulai mensosialisasikan aturan New Normal diseluruh cabang tol yang dikelolanya. Sosialisasi dilakukan mulai dari cabang tol Medan-Binjai (Medbin), tol Palembang-Indralaya (Palindra), tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), hingga tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), serta tol Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR-S), dan tol Akses Tanjung Priok (ATP) di Pulau Jawa.
Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, J. Aries Dewantoro mengatakan, operasional seluruh cabang tol yang dikelola oleh Hutama Karya masih tetap berjalan normal sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) Jalan Tol serta dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19.
“Dalam skenario new normal yang telah disusun perusahaan, seluruh karyawan dan petugas tol yang diizinkan untuk Work From Office (WFO) pada tahap pertama ini ialah mereka yang berusia maksimal 45 tahun, sedang dalam kondisi sehat, dan dilengkapi dengan hasil rapid test non-reaktif Covid-19,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (2/6).
Selain itu, di cabang tol tidak ada persiapan khusus dalam menyambut new normal dikarenakan sejak diberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) di seluruh unit bisnis perseroan, baik karyawan hingga petugas yang ada di setiap cabang tol mayoritas tetap melakukan WFO mengacu pada arahan dari pemerintah untuk tetap mengoperasikan jalan tol.
“Meski begitu, dalam tahapan new normal, protokol kesehatan di seluruh cabang tol kami tingkatkan lagi standarnya,” ucapnya.
Seluruh petugas tol tanpa terkecuali wajib menggunakan masker atau face shield dan sarung tangan, lalu akan dilakukan pengecekan suhu tubuh dan riwayat sakit pra dan pasca kerja sesuai dengan standar minimal protokol covid-19.
“Kemudian kami juga memberlakukan sistem kerja zonasi tanpa adanya rolling lokasi kerja, penyemprotan disinfektan rutin di area gerbang, kantor dan fasilitas umum, masih tetap menghentikan sementara sistem top-up tunai, pengaturan area kerja di kantor cabang dengan mengutamakan physical distancing, penyediaan hand sanitizer di area toilet, mushola, restoran, area kerja, fasilitas umum dan lainnya.” ujar Aries.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital juga diberlakukan di seluruh cabang tol seperti meminimalisir pertemuan tatap muka dan mengubahnya kedalam pertemuan online, absensi secara online dengan menggunakan aplikasi, tanda tangan dokumen secara digital, dan yang paling terbaru yaitu pengembangan layanan self-update check balance saldo uang elektronik di gerbang tol dan fasilitas layanan top-up mobile di seluruh cabang tol yang dikelola oleh Hutama Karya.
“Kami telah mengembangkan layanan self-update check balance saldo uang elektronik dan fasilitas layanan top up mobile di Gerbang Tol sebagai pengganti dari top-up tunai yang sudah dihentikan. Layanan ini bisa diakses melalui aplikasi HK Toll Apps dimana didalamnya banyak sekali fitur yang bermanfaat terutama pada saat diberlakukannya Physical-distancing ini, contohnya seperti layanan top-up mobile tadi.” tutup Aries.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=aqwLOYTUw6Y
https://www.youtube.com/watch?v=T6ZrCeOGP0g
https://www.youtube.com/watch?v=_g660MhSI_w

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
