
MENYEGARKAN MATA: Ruas tol Pandaan–Malang yang berlatar perbukitan hijau membentang sejauh kira-kira 38 kilometer. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jalan tol Pandaan–Malang seksi IV dijadwalkan beroperasi akhir bulan. Pembangunan sudah tuntas. PT Jasamarga Pandaan–Malang menunggu sertifikat laik operasi (SLO) jalan tol tersebut.
Sebelumnya, direktur PT Jasamarga Pandaan–Malang menyampaikan, pengerjaan tol mencapai 97 persen. Pesan itu disampaikan Agustus lalu. Kini tol yang menyambung dari Singosari–Pakis tersebut berada dalam tahap finishing.
Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo berharap SLO jalan tol tersebut segera tuntas. Dengan begitu, recana pengoperasian yang dilaksanakan akhir bulan bisa berjalan. ’’Masyarakat sudah bisa melewati jalur tersebut,’’ ujarnya.
Persyaratan untuk mendapat SLO sudah dilengkapi. Di antaranya, menyempurnakan perangkat pendukung di sekitar jalan tol. Misalnya, lampu, tiang listrik, serta rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, pengelola jalan tol sudah menyerahkan provisional hand over (PHO) ke badan usaha jalan tol (BUJT). Proses tersebut telah dilaksanakan.
Sebenarnya, jalan tol yang memiliki panjang 4,75 kilometer (km) itu pernah difungsikan saat arus mudik dan balik. Kala itu, pembangunan jalan belum mencapai 90 persen.
Terkait tarif, Gatot tidak menjelaskan secara terperinci. Dia menegaskan penetapan tarif bukan ranah dan wewenangnya. Pengelola akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk menentukan tarif itu.
Photo
Saat ini jalan tol Pandaan–Malang yang beroperasi ada tiga seksi. Yakni, seksi I Pandaan–Purwodadi sepanjang 15,475 km, seksi II Purwodadi–Lawang 8,50 km, serta seksi III Lawang–Singosari 7,51 km. Ketiganya juga sudah dikenakan tarif.
Dia justru menjelaskan jalan tol Pandaan–Malang seksi IV. Panjang jalan tersebut mencapai 3,1 km. Pembangunannya baru mencapai 65,66 persen. Jalan yang menghubungkan Pakis–Malang tersebut ditargetkan selesai akhir tahun. ’’Sepertinya tidak bisa memenuhi target itu,’’ kata Gatot.
Ada beberapa pemasalahan yang harus diselesaikan. Menurut dia, pembangunan diperkirakan tuntas pada awal 2020. Jalan tol baru bisa beroperasi pada triwulan I 2020.
Ruas jalan tol yang siap beroperasi tahun ini ada dua. Selain Pandaan–Malang seksi IV, ada jalan tol Krian–Legundi–Bunder atau (KLB). Pembangunan itu mencapai 76,13 persen. Panjang tol tersebut sekitar 19 km. ’’Kami perkirakan selesai dan beoperasi akhir tahun,’’ ungkapnya.
Jalan tol itu bakal menyambung hingga Manyar. Namun, ruas Bunder–Manyar belum bisa beoperasi tahun ini. Pembangunan tersebut masih mencapai 38,4 meter (m). Panjang tol itu sekitar 9,4 km. ’’Jalan itu masuk seksi IV dan diperkirakan selesai tahun depan,’’ jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
