JawaPos.com-Cantika Mutiara Johani, mahasiswi dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Jawa Tengah, yang merupakan penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah disebut-sebut sebagai mahasiswi Hedon dan menyalahgunakan beasiswa.
Alhasil, perempuan yang merupakan seorang selebgram tersebut banjir cibiran dari banyak orang di media sosial.
Pasalnya, KIP Kuliah disebut-sebut untuk mahasiswa kurang mampu. Sedangkan Cantika Mutiara Johani tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, tapi juga dapat membeli barang-barang mewah seperti handphone hingga banyak tas mahal.
Menjadi sorotan publik luas, akun Instagram Cantika Mutiara Johani @cantikamje kini lenyap. Tidak diketahui apakah akun tersebut diubah nama atau memang sudah dinonaktifkan mengingat besarnya atensi publik kepada dirinya.
Dalam klarifikasinya, Cantika mengaku pada saat mendaftar KIP, kondisi ekonomi keluarganya memang dalam kesulitan. Itu karena ayahnya meninggal dunia dan menyisakan banyak utang hingga miliaran rupiah.
"Aku bisa lampirin bukti utang aku dan ibu aku dari dulu gak bolehin aku kuliah, makanya aku pakai semua cara buat bisa kuliah," ujar Cantika yang diunggah ulang akun gosip Instagram Lambe Turah.
Hidup Cantika mulai berubah lebih baik secara ekonomi setelah dia menjadi selebgram dan menerima endorse. Dia pun mampu membeli barang-barang mewah hingga mencukupi kebutuhan adiknya, bahkan dapat menafkahi ibunya.
"Tahun 2023 adalah tahun gua. Bisa beli semua yang gue pengen dari dulu. HP, device, sampai tas tas mahal," akunya yang merasa hidupnya berubah di usia 19 tahun.
Setelah viral di media sosial, Cantika Mutiara Johani akhirnya mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah. Dia pun mengunggah surat permohonan pengunduran dirinya.
Alasan Cantika mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah karena telah mampu membayar biaya kuliah sendiri dan dapat menghidupi diri sendiri dengan bekerja.
"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan saya mengenai beasiswa KIP-Kuliah. Terima kasih atas teguran yang diberikan, saya mengaku salah dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi," tulis Cantika. (*)