Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Maret 2024 | 05.46 WIB

Bendungan Lau Simeme Ditargetkan Tuntas Juli 2024, Kementerian PUPR: Konstruksi Sudah Mencapai 78 Persen

Biro Humas Kementerian PUPR. (Menpan.go.id)

 
JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra II Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menargetkan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara akan rampung pada Juli 2024 mendatang. 
 
Dilansir dari menpan.go.id Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja mengungkapkan, Bendungan Lau Simeme merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan menuai manfaat bagi masyarakat sekitar. 
 
“Kita punya program pembangunan 61 bendungan dari 2014 sampai 2024. Sekarang yang sudah kita selesaikan sejumlah 42 bendungan (sudah diresmikan dan dioperasikan). Namun, masih ada 19 bendungan lagi yang menjadi PR kita,” ujar Juru Bicara Kementerian PUPR pada (19/3) lalu.
 
 
Ia menyebutkan bahwa dari 19 bendungan yang belum tuntas itu, salah satunya yakni Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
 
“Pembangunan Bendungan Lau Simeme ini kita targetkan selesai pada Juli 2024,” kata Endra.
 
Perlu diketahui, pembangunan Bendungan Lau Simeme mulai dikerjakan sejak 2017 dengan biaya Rp 1,65 triliun. Konstruksi bendungan ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya bersama PT Bumi Karsa dalam bentuk Kemitraan/Kerja Sama Operasional (KSO) untuk Paket 1. 
 
 
Sedangkan, untuk Paket 2 ditangani oleh PT Pembangunan Perumahan (PP) bersama PT Andesmont Sakti yang juga dalam bentuk KSO. 
 
Bendungan yang berkapasitas tampung 21,07 juta meter kubik ini memiliki dua fungsi utama. Pertama, untuk mengurangi potensi banjir area Kota Medan sebesar 289 meter kubik/detik hingga penyediaan air baku sebesar 3.000 liter/detik. 
 
Kedua, bendungan tersebut juga memiliki fungsi tambahan penyediaan energi listrik sebesar 1 miliwatt dan sebagai destinasi pariwisata. 
 
 
“Mudah-mudahan dengan keberadaan bendungan ini bisa mengurangi debit banjir hingga 30 persen. Lalu dapat menambah suplai air baku untuk 600 ribu jiwa di Medan dan Deli Serdang," tambah Endra. 
 
Selain itu, Bendungan Lau Simeme didesain dengan tipe zonal timbunan batu yang memiliki tinggi 69,50 meter dari sungai dan panjang puncak bendungan 205 meter dengan luas area genangan 125,84 hektare. 
 
“Konstruksinya sekarang sudah mencapai 78 persen, tinggal melanjutkan pembangunan main dam saja dari ketinggian 212 menjadi 253 meter. Saat ini kita sedang menyelesaikan urusan lahan. Kami berharap koordinasi dengan berbagai pihak bisa segera tuntas, agar bendungan ini bisa selesai dan impounding (pengisian awal bendungan) di akhir Juni 2024 atau selambat-lambatnya Juli 2024,” pungkasnya. 

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore