Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2023 | 00.29 WIB

Jalan Tol Patimban Ditargetkan Beroperasi September 2024

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan melakukan pembangunan jalan tol Patimban, di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Jalan tol yang akan menjadi akses ke Pelabuhan Patimban ini ditargetkan selesai pada tahun 2024.

Adapun penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Akses Patimban dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit dan Direktur Utama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Konsorsium PT Jasamarga Akses Patimban (JAP) Victor Nazarenko
Mahandre.

Sementara itu untuk penandatanganan dua perjanjian lainnya, yaitu Perjanjian Penjaminan dilakukan oleh Direktur Utama PT Penjaminan dan Infrastruktur Indonesia (Persero) (PII) M. Wahid Sutopo dan Direktur Utama PT JAP Victor Nazarenko Mahandre serta Perjanjian Regres dilakukan oleh Menteri PUPR M. Basuki Hadimuljono dan Direktur Utama PT PII M. Wahid Sutopo.

Direktur Utama PT JAP Victor Nazarenko Mahandre menjelaskan, pembangunan jalan tol ini akan meningkatkan konektivitas Pelabuhan Patimban sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia. "Ditargetkan (jalan tol akses Patimban) dapat mulai beroperasi pada September 2024. Jalan Tol ini akan meningkatkan konektivitas jaringan jalan, baik jalan tol maupun jalan nasional serta perkembangan Kawasan Industri, Pusat Jasa hingga Perdagangan di Provinsi Jawa Barat," kata Victor Nazarenko dalam keterangan resmi, Rabu (25/1).

Ia menjelaskan, dalam konsorsium yang terdiri dari BUMN-Swasta-BUMD ini Jasa Marga merupakan pemegang saham mayoritas sebesar 55 persen. Kemudian, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRC) sebesar 22 persen, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebesar 6 persen, PT PP (Persero) Tbk sebesar 6 persen, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sebesar 6 persen, dan PT Subang Sejahtera menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) sebesar 5 persen.

Jalan Tol Akses Patimban memiliki total panjang 37,05 Km, dengan nilai investasi sebesar Rp 5,02 triliun dan masa konsesi selama 50 tahun. "Jalan Tol Akses Patimban ini akan menjadi jalan tol yang menghubungkan akses antara Kawasan Industri di Jawa Barat dengan Pelabuhan Patimban, selain itu juga akan menjadi jalur alternatif masyarakat di Kabupaten Indramayu, Kabupaten
Subang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Karawang," jelasnya.

Victor menambahkan, untuk pembangunan Jalan Tol Akses Patimban yang terdiri dari 5 seksi ini dibangun melalui skema KPBU. Dari kelima seksi tersebut, pembangunan Seksi 1 Junction Cipendeuy-Simpang Susun (SS) Cipendeuy dan Seksi 2 SS Cipendeuy-SS Pasir Bungur dengan total sepanjang 14,11 Km dikerjakan oleh BUJT PT JAP.

Sementara itu untuk pembangunan Seksi 3 SS Pasir Bungur-SS Tambak Dahan, Seksi 4 SS Tambak Dahan-SS Pusakanegara dan Seksi 5 SS Pusakanegara-Patimban dengan total sepanjang 22,94 Km dikerjakan oleh pemerintah.

"Jalan tol ini nantinya akan melewati 10 kecamatan dan 20 desa yang berada di Provinsi Jawa Barat yang dimulai dari Desa Sawangan, Kecamatan Cipendeuy, yang terkoneksi dengan Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan berakhir di Desa Pusakaratu, Kecamatan Pusakanegara, serta terhubung dengan jalan nasional pantai utara (pantura) dan jalan akses non tol menuju Pelabuhan Patimban, " tandas Victor.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore