
Kepala KSOP Marunda Isa Amsyari bersama para akademisi IPB saat survei program Green Port di kawasan pelabuhan bongkar muat KCN. (KSOP MARUNDA FOR JAWAPOS.COM)
JawaPos.com - Pelayanan pelabuhan ikut berkontribusi terhadap iklim investasi di dalam negeri. Agar investasi lebih maksimal lagi, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Marunda mengoptimalkan pelayanan perizinan dengan sistem digital.
Di antaranya menerapkan sistem digital dan harmonisasi kawasan. Kepala Kantor KSOP Marunda Isa Amsyari mengatakan, pihaknya terus melakukan pembenahan dan penataan kawasan pelabuhan bongkar muat cargo, curah kering, dan curah cair. "Kita menerapkan sistem perizinan dengan digitalisasi," ujar Isa Amsyari kepada JawaPos.com, Kamis (24/2).
Sebelumnya Isa Amsyari mendampingi kunjungan tim survei dari Institut Pertanian Bogor (IPB) ke Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Karya Citra Nusantara (KCN), Rabu (23/2).
Isa mengklaim terus berusaha meningkatkan layanan dan memudahkan proses perizinan pelabuhan sesuai amanah Presiden Joko Widodo dalam rangka menjaga dan menguatkan iklim investasi di Indonesia. "Di sini ada 192 perusahaan dalam berbagai sektor kegiatan kepelabuhan. Kami atur dan kami layani mereka dengan baik," tandas mantan nakhoda itu.
Dia menyebut bahwa KSOP telah menerapkan inaportnet untuk layanan pelabuhan sejak tahun lalu. Inaportnet merupakan layanan kepelabuhanan secara elektronik berbasis digital. "Hasilnya terjadi peningkatan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Marunda. Total jumlah bongkar muat selama 2021 mencapai 17,4 juta ton," ungkapnya.
Efek dari jumlah bongkar muat itu, Kantor KSOP Marunda berhasil membukukan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebanyak Rp 24,9 miliar. "Angka itu melebihi yang ditargetkan negara sebesar Rp 20,4 miliar atau sekitar 121 persen dari target 2021," terangnya.
Terkait harmonisasi antara sesama perusahaan, kata Isa, KSOP Marunda telah berhasil memediasi penyelesaian masalah hukum antara Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dan KCN.
"Kini KBN di bawah manajemen barunya juga terus melakukan pembenahan dengan memperbaiki infrastruktur jalan dalam kawasan mereka," kata Isa.
Isa mengklaim semua perusahaan yang berada dalam KSOP Marunda sudah melaksanakan SOP kegiatan pelabuhan bongkar muat. Di KSOP Marunda terdapat empat perusahaan yang berhubungan dengan batu bara.
"Ketentuan terkait meminimalisir persebaran debu batu bara sudah diikuti mereka. Bahkan penyiraman dan pemasangan jaring sudah dipenuhi oleh semua perusahaan. Jadi kecil kemungkinan debu tersebut sampai ke kawasan permukiman yang cukup jauh jaraknya," terang Isa.
Sementara itu, Corporate Secretary PT KCN Bella Mardiana menuturkan, pihaknya terus melakukan greenport atau penghijauan kawasan pelabuhan Marunda. Di antaranya penanaman pohon tinggi sebagai bentuk usaha tambahan mencegah penyebaran debu batubara lebih luas, sekaligus dapat menambah hijau kawasan pelabuhan.
"IPB telah melakukan kajian teknis dan akademis terkait jenis tanaman yang bisa ditanam untuk dapat menyerap debu batubara," imbuhnya. Sebelumnya, imbuh Bella, KCN sudah melakukan penanaman lebih dari 20 ribu pohon bakau pada 2013 untuk dapat mencegah abrasi.
Bella meyakini paparan debu batubara tidak sampai ke kawasan permukiman. Selain jarak pelabuhan dengan permukiman dengan radius 5 kilometer, perjalanan debu batu bara harus melalui banyak industri lainnya, dan laut. "Kecil sekali kemungkinan aktivitas bongkar muat batu bara di sini bisa mencapai permukiman," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
