Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Oktober 2023 | 03.04 WIB

Diresmikan Desember, Bendungan Ameroro Bisa Dimanfaatkan Jadi Pembangkit Listrik

Bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, ditarget rampung akhir tahun ini. - Image

Bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, ditarget rampung akhir tahun ini.

JawaPos.com–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, rampung akhir tahun ini. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan terus menggenjot pembangunan konstruksi bendungan sehingga bisa diresmikan pada Desember 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan tersebut untuk meningkatkan volume tampungan air. Bendungan akan menyuplai air irigasi ke lahan pertanian, menyediakan air baku, dan pengendalian banjir.

”Bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat memberikan manfaat yang nyata di mana air akan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Basuki.

Dengan kapasitas tampungan 98,81 juta meter kubik, Bendungan Ameroro bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik berkapasitas 1,3 MW. Bendungan itu juga bisa menjadi salah satu potensi pariwisata di Kabupaten Konawe.

Kepala BWS Sulawesi IV Kendari Kementerian PUPR Agus Safari menambahkan, saat ini progres fisik Bendungan Ameroro telah mencapai 87,15 persen. Dengan progres tersebut, bendungan itu akan melaksanakan pengisian atau impounding.

”Diproyeksikan akan meningkatkan pemanfaatan irigasi seluas 3,363 hektare, melayani air baku di Kabupaten Konawe sebesar 511 liter per detik, dan mereduksi banjir hingga 443,34 meter kubik per detik,” kata Agus.

Dalam kunjungan ke Sulawesi Tenggara pada Sabtu (21/10), Basuki merespons isu Bendungan Ameroro longsor. Menurut dia, bendungan tersebut tak roboh dan pekerjaannya masih sesuai target.

”Bukan bendungannya roboh, tetapi itu bekas galian struktur sebelumnya.  Akhir November, Bendungan Ameroro akan diisi, supaya pada Desember bisa diresmikan,” kata Basuki.

Sedangkan Agus Safari mengatakan, isu longsornya bendungan tersebut merupakan kesalahan informasi. Agus juga membenarkan pengisian Bendungan Ameroro akan segera dilaksanakan.

”Itu bukan longsor, tetapi galian dinding kiri struktur spillway. Jadi timbunan tanah yang dianggap longsor tersebut digunakan sebagai metode kerja untuk jalan akses alat berat agar dapat melindungi permukaan beton yang telah ada serta sebagai dudukan alat berat,” terang Agus.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore