
Tasya Farasya bagikan tips make-up untuk musim kemarau. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)
JawaPos.com-- Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf kini tidak terikat hubungan perkawinan setelah bahtera rumah tangga mereka resmi dinyatakan berakhir dengan adanya putusan cerai dari majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada 12 November 2025.
Salah satu penyebab peceraian mereka, adanya dugaan penggelapan dana bernilai fantastis milik Tasya Farasya. Kendati angka pastinya tidak dibongkar ke publik, pengacara dari inlufencer kecantikan memberikan bocoran dana yang diduga digelapkan tidak kurang dari Rp 35 miliar.
"Sebetulnya jumlah uang yang kami duga ada tindak pidana penggelapan ini tidak kurang dari Rp 35 miliar. Kalau kita kulik lagi lebih dalam,bisa lebih besar dari itu. Bukti yang kita pegang sangat kuat," kata Sangun Ragahdo, kuasa hukum Tasya Farasya, beberapa Waktu lalu.
Melalui curhatan dalam unggahan di Instagram Story, Tasya Farasya mengunkapkan bahwa masalah dengan mantan suaminya memang sangat berat sampai memukul mental dan psikisnya. Saking frustasinya, Tasya sempat kepikiran melakukan tindakan yang tidak seharusnya.
"Nyerahnya sampai kayak mau lompat dari atas genteng. Chaos banget lah ya. Tapi Alhamdulillah sudah berlalu," curhat Tasya Farasya.
Untungnya dia masih bisa berpikir dengan akal sehat. Tasya Farasya kemudian disadarkan bahwa cobaan berat ini akan segera berakhir dan bakal digantikan dengan kebahagiaan yang lebih besar.
"Terus tiba-tiba ingat waktu bahagia. Saat itu pun ternyata hanya singgah. Jadi kalau yang indah saja bisa berlalu, yang sakit juga pasti punya waktunya," ungkap Tasya Farasya.
Dampak dari permasalahannya dengan mantan suami, Tasya Farasya sampai tidak terlalu memikirkan tubuhnya. Alhasil, berat badannya naik hampir 10 kilogram dalam beberapa bulan belakangan.
"Buat kalian yang concern sama berat badan aku, iya benar aku naik 8 kg dalam 2 bulan ini,wkwk"akunya.
Tasya Farasya berjanji akan melakukan diet dan menjaga pola makan supaya berat bandannya bisa kembali ke posisi ideal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
