
Mantan anggota NCT Taeil ajukan banding atas vonis 3,5 tahun penjara kasus kekerasan seksual. (Allkpop)
JawaPos.com - Mantan anggota grup idola populer NCT, Moon Taeil, saat ini tengah menghadapi babak baru dalam proses hukumnya.
Setelah divonis tiga tahun enam bulan penjara atas kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang wanita asing dalam kondisi mabuk, Taeil resmi mengajukan banding ke pengadilan tinggi untuk meminta keringanan hukuman.
Melansir laman Allkpop, divisi kriminal 11-3 Pengadilan Tinggi Seoul diketahui telah menjadwalkan sidang banding pertama pada Rabu (17/9).
Tidak hanya Taeil, dua terdakwa lainnya yang dikenal dengan nama belakang Lee dan Hong, juga mengajukan banding atas putusan yang dijatuhkan sebelumnya.
Jaksa penuntut pun melakukan langkah serupa, sehingga kasus ini kembali diperiksa di tingkat yang lebih tinggi.
Sebelumnya, pada 10 Juli, Divisi Kriminal 26 Pengadilan Distrik Pusat Seoul yang dipimpin Hakim Lee Hyun Kyung memutuskan hukuman tiga tahun enam bulan penjara untuk ketiganya.
Putusan tersebut disertai penahanan langsung di ruang sidang serta kewajiban mengikuti program rehabilitasi berupa 40 jam pendidikan mengenai kekerasan seksual.
Dalam menjatuhkan vonis, majelis hakim mempertimbangkan sejumlah faktor yang meringankan hukuman, di antaranya tidak adanya catatan kriminal terdahulu dari para terdakwa, pengakuan mereka atas perbuatan, serta tercapainya kesepakatan dengan korban yang menyatakan tidak ingin melanjutkan tuntutan.
Meski demikian, hakim tetap menilai kejahatan tersebut serius karena menyangkut pelecehan terhadap korban yang berada dalam kondisi tidak berdaya.
Dalam pernyataan terakhirnya, Taeil menyampaikan penyesalan mendalam. Ia berkata:
"Saya sangat menyesal telah menyakiti korban dan merasa bersalah atas perbuatan saya. Saya juga meminta maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa terhadap saya. Jika diberikan keringanan, saya akan menganggapnya sebagai kesempatan terakhir dalam hidup saya dan berusaha menjadi pribadi yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat."
Kasus ini berawal pada Juni tahun lalu ketika Taeil bersama dua rekannya didakwa melakukan kekerasan seksual terhadap seorang turis asing di Itaewon, Distrik Yongsan, Seoul.
Berdasarkan hasil penyelidikan, mereka bertemu dengan korban di sebuah klub sekitar pukul 2:33 dini hari, minum bersama, lalu membawa korban yang dalam keadaan sangat mabuk dengan taksi ke kediaman salah satu terdakwa.
Di tempat tersebut, ketiganya diduga melakukan tindak kekerasan seksual. Lebih lanjut, penyidik mengungkap bahwa setelah kejadian, para terdakwa sempat berdiskusi untuk meninggalkan korban di lokasi berbeda agar jejak tempat kejadian perkara sulit dilacak.
Perbuatan itu masuk dalam kategori aggravated quasi-rape atau pemerkosaan dalam keadaan khusus yang diperberat, sesuai hukum Korea.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
