
Kenangan Nina Carolina alias Mpok Alpa yang selalu menghadirkan tawa di dunia hiburan Indonesia. (Instagram @nina_mpokalpa)
JawaPos.com – Perjalanan karir komedian dan presenter Nina Carolina, yang lebih dikenal oleh publik dengan nama panggung Mpok Alpa, akan terus dikenang oleh penggemarnya.
Ia berpulang pada Jumat, 15 Agustus 2025, pukul 08.31 WIB di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat. Istri Aji Darmaji itu wafat di usia 38 tahun, setelah lama berjuang melawan kanker payudara yang dideritanya.
Dikutip dari Radar Mojokerto (Jawa Pos Group), Mpok Alpa mulai dikenal luas oleh publik melalui video yang viral di media sosial pada tahun 2018.
Dalam video tersebut, Nina menampilkan logat Betawi yang kental saat menyampaikan keinginannya untuk diajak ke Alfamart, yang kemudian menjadi ciri khasnya.
Gaya penyampaian yang lugas dan penuh kelucuan ini membuat dia cepat mendapatkan perhatian publik dan kerap diundang untuk tampil di berbagai program televisi.
Selain terjun dalam dunia hiburan sebagai komedian, ibu 4 anak ini aktif sebagai presenter pada sejumlah program televisi. Seperti For Your Pagi (FYP), Uang Kaget, Opera Van Java, Pagi Pagi Happy, dan sejumlah program televisi lainnya.
Mpok Alpa dikenal sebagai sosok yang dinamis dan mampu menghadirkan suasana yang hangat melalui candaan khas Betawi.
Kehadirannya dalam dunia hiburan memberikan warna tersendiri sekaligus menghibur banyak orang.
Meskipun telah lama menghadapi penyakit, Mpok Alpa memilih untuk merahasiakan kondisinya dari publik.
Hal ini diungkapkan oleh sahabat dekatnya, Raffi Ahmad, yang menyatakan bahwa Mpok Alpa telah berjuang sendiri selama beberapa tahun tanpa banyak memberi tahu orang lain.
Dilansir dari akun Tiktok @michaelfor62, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim juga mengatakan bahwa Mpok Alpa sudah berjuang melawan kanker selama tiga tahun.
“Mpok Alpa telah menderita sakit sejak beberapa tahun terakhir, tepatnya sekitar tiga tahun, dengan berjuang melawan kanker. Meski demikian, kondisi kesehatannya tidak dipublikasikan kepada masyarakat. Hal tersebut merupakan keputusan pribadi almarhumah semasa hidup serta pertimbangan dari pihak keluarga," ujarnya.
Aji Darmaji, suami Mpok Alpa, menyampaikan bahwa faktor genetik dari pihak ibu turut menjadi salah satu penyebab penyakit yang diderita istrinya.
Idung, sapaan Aji Darmaji juga menegaskan bahwa meskipun pola hidup sehat dijalankan, risiko kanker tetap dapat muncul akibat pengaruh keturunan.
Wafatnya Mpok Alpa menghadirkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, serta para penggemarnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
