
Photo
JawaPos.com - Di luar urusan pekerjaan di dunia seni peran, aktris Adinda Thomas memiliki hobi naik gunung. Sejumlah gunung di tanah air pun sudah pernah ditapakinya seperti Gunung Rinjani, Gunung Salak, dan yang lainnya
Adinda Thomas mengatakan kegemarannya naik gunung itu berawal dari dia sedang sibuk mengerjakan skripsi. Kala itu dia merasa suntuk tak bisa berpikir lebih jauh lagi. Sehingga dia pun memutuskan rehat sejenak dengan mendaki gunung.
"Stuck banget mau nulis skripsi, aduh jadi kayak gak bisa mikir lagi, gak bisa nulis. Teman- teman waktu itu mau naik ke Semeru. Jadi aku kaya, 'Eh cobain dong' ikutan pada saat itu dan ternyata aku suka banget," kata Adinda Thomas di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (12/1).
Pengalaman naik gunung itu berhasil membuat dirinya selalu ketagihan untuk kembali naik gunung. Ditambah lagi Adinda Thomas memiliki kakak yang juga sangat suka naik gunung.
Dari sang kakak, Adinda Thomas dipengaruhi kalau orang naik gunung itu keren. Hal itu ternyata masuk ke dalam hati dan pikirannya.
"Jadi aku juga merasa, oh kalau cewek naik gunung keren ya. Terus aku juga melihat kakak aku sudah punya anak dan dia masih suka titipin anaknya ke Papa untuk dia sama suaminya ke Semeru. Seru sih hubungan yang kayak gitu sama alam," jelasnya.
Bagi Adinda Thomas, naik gunung memiliki manfaat yang positif untuk dirinya di dunia seni peran. Jika sudah selesai menjalani syuting film dan ingin melepas karakter yang diperankannya, pemeran Widya di film KKN di Desa Penari itu biasanya memilih naik gunung. Dengan demikian, karakter itu akan luntur dengan sendirinya dan Adinda Thomas akan kembali menjadi diri sendiri.
"Dengan aku naik gunung aku jadi ketemu lagi sama Adinda di titik terendahnya aku, titik tercapeknya aku, merilis karakter aku. Kadang-kadang aku cukup sering dapat karakter yang aku mainin entah depresi atau apa," paparnya.
Diantara sejumlah gunung yang sudah pernah dinaikinya, Adinda Thomas menyatakan Gunung Rinjani tetap yang paling berkesan.
"Masih Rinjani sih menurut aku. Gunung Rinjani itu indah, berkesannya positif. Kalau Gunung Salak berkesan karena ada pelajarannya. Banyak pelajaran yang aku dapat kayak misalkan jangan maksain kalau capek," papar Adinda Thomas.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
