
Komika Coky Pardede -Dery Ridwansah 4
JawaPos.com - Patrick Effendy selaku bos Majelis Lucu Indonesia (MLI) mengungkapkan rasa senang dan leganya atas penangkapkan komika Coki Pardede oleh petugas kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota terkait kasus penyalahgunaan narkoba.
"Gue kayak bisul pecah. Mungkin kedengerannya jahat bagi banyak orang, tapi gue lega," kata Patrick dalam podcast Deddy Corbuzier.
Dia mengaku lega karena sejak hampir satu tahun belakangan kerap dilanda perasaan cemas dan khawatir. Sebab ia tahu Coki Pardede memang pengguna narkoba.
"Yang bikin lega adalah ini kan dari November. Dari November sampai sekarang hampir setiap hari aku deg-degan terus. Malam malam (Tretan) Muslim bang. Apa lagi nih, gitu," katanya.
Selain Patrick Effendy, Tretan Muslim juga mengaku lega atas penangkapan Coki Pardede. Sebab ia juga selalu dilanda rasa khawatir ketika tiba-tiba Coki menghilang tanpa ada kabar. Tretan Muslim khawatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada sahabatnya itu. Seperti over dosis atau sejenisnya.
"Lega kalau ini yang terbaik. Karena didakwahin juga gak mempan mau, pakai cara apa lagi," tuturnya.
Patrick mengakui kejadian yang menimpa Coki Pardede termasuk kesalahannya. Karena sejak tahu menggunakan narkoba, ia tidak langsung merekomendasikan ditangani secara serius di panti rehabilitasi guna memutus ketergantungannya pada obat-obatan terlarang.
Patrick juga mengungkapkan, pengacara Coki Pardede kini sedang berusaha menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian untuk mengupayakan proses asesmen. Dengan harapan Coki bisa segera direhab.
Sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo menyatakan Coki Pardede menggunakan narkoba dengan alasan untuk percaya diri. Hal itu sesuai dengan pengakuan Coki saat dilakukan pemeriksaan petugas.
"Dia pertamanya nyoba untuk percaya diri tampil di depan publik. Untuk ngilanginnya nggak bisa, kecanduan. Dia pakai biar percaya diri aja," kata Pratomo Widodo saat dihubungi, Kamis (2/8).
Dari informasi yang dihimpun, Coki ditangkap di Jalan Foresta Raya, Pagedangan, Tangerang, Banten pada Rabu (1/9) malam. Dia ditangkap bersama penyuplai narkoba berinisial W.
Keduanya telah dilakukan tes urine. Hasilnya positif mengkonsumsi narkoba. “Positif amfetamin dan metafetamin dua-duanya,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo saat dihubungi wartawan, Kamis (2/9).
Amfetamin adalah kandungan yang ada di dalam narkotika jenis ekstasi. Sedangkan metafetamin merupakan kandungan yang ada di dalam sabu.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
