
Photo
JawaPos.com - Untuk pertama kalinya, kemampuan akting Iqbaal Ramadhan diuji dengan memerankan karakter seekor burung perkutut. Peran ini ia jalankan dalam podcast Sandiwara Sastra.
Saat pertama ditawarkan, ia langsung tertarik karena mendapat karakter yang unik. "Ini pertama kalinya aku akting bukan sebagai manusia, super interesting. Ini ada permainan karakter dan banyak dibantu Mas Gunawan Maryanto (sutradara "Sandiwara Sastra")," ujar pemain film Bumi Manusia itu, Senin (6/7).
Iqbaal menceritakan, meski berperan sebagai burung, bukan berarti ia selalu berbicara dengan bahasa burung. Menurutnya tetap ada dialog yang akan dimengerti oleh orang yang mendengarkan.
"Ini bukan manusia memang, tapi gimana bisa menyuarakan suara burung tapi bisa dimengerti juga dengan orang-orang. Ini burungnya jadi kayak manusia. Itu menarik sekali sih," jelasnya.
Pemain film Dilan 1990 itu juga banyak dibantu oleh Ardinia Wirasti dalam proses pendalaman karakternya. Ia juga sempat mencari tahu soal karakter burung perkutut melalui internet.
"Ini menarik banget karena kita mencoba membuat suara yang cukup khas tapi kita juga nggak membunyikan suara perkutut, tapi disaat bersamaan kita juga pengin orang tahu kalau ini adalah perkutut," katanya.
Sandiwara Sastra sendiri merupakan alih wahana sastra dalam bentuk sandiwara audio dengan durasi 30 menit. Podcast ini melibatkan 27 aktor dan aktris kenamaan Tanah Air.
Sandiwara Sastra tahap satu ini, berisi alih wahana dari 10 karya sastra yakni adaptasi dari novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, Helen dan Sukanta karya Pidi Baiq, cerpen Kemerdekaan karya Putu Wijaya, cerpen Mencari Herman karya Dewi Lestari, cerpen Berita dari Kebayoran karya Pramoedya Ananta Toer dan adaptasi novel Lalita karya Ayu Utami.
Selain itu, ada empat novel dan cerpen yang sedang dalam proses adaptasi sehingga secara keseluruhan pada tahap satu ada 10 karya sastra yang dialih wahanakan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
