Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2020 | 16.51 WIB

Rumah Kebanjiran Setinggi Lutut, Roy Marten: Ini Sebuah Peringatan

Roy Marten angkat bicara soal rumahnya kebanjiran yang sudah seperti kolam, Kamis (2/1). (Instagram @roymarten5213) - Image

Roy Marten angkat bicara soal rumahnya kebanjiran yang sudah seperti kolam, Kamis (2/1). (Instagram @roymarten5213)

JawaPos.com - Rumah aktor senior Roy Marten kebanjiran lagi. Curah hujan yang cukup tinggi sejak dua hari lalu menyebabkan rumah ayahanda Gading Marten yang terletak di bilangan Kalimalang, Jakarta Timur kembali digenangi air yang cukup tinggi.

Saat ditemui di rumahnya pada Selasa (25/2) malam, Roy Marten mengungkapkan bahwa banjir mulai datang sekitar pukul 00.00 pada Selasa dini hari. Namun berhubung kejadian ini sudah beberapa kali terjadi, Roy Marten tidak panik. Dia justru meminta asisten rumah tangganya untuk tidur. Padahal banjir sudah setinggi lutut orang dewasa sekitar 50 centimeter.

"Aku bilang, sudah tidur nggak usah dijagain. Besok pagi kita bersihin bersama-sama kalau sudah surut. Percuma dijagain nggak akan surut juga," kata Roy Marten menirukan ucapannya kepada asisten rumah tangganya.

Roy Marten menganggap banjir ini adalah fenomena alam biasa. Dia berpikir positif bahwa banjir bisa menggenangi rumahnya akibat curah hujan yang cukup lebat.

"Ini fenomena alam biasa. Mungkin ada keterlambatan hujan, jadi ketika itu mungkin datang hujannya numpuk, berbondong-bondong. Kalau hujannya deras, salurannya kurang bagus pasti banjir," papar Roy.

Roy juga mengatakan bahwa banjir besar kedua di 2020 ini sangat mungkin terjadi akibat manusia kurang merawat lingkungan dan tidak mempertahankan ekosistem alam. "Ini sebuah peringatan bagi kita semua bahwa alam mengembalikan apa yang kita lakukan," kata aktor kawakan tersebut.

Karena sudah cukup sering kebanjiran, Roy sudah paham betul apa yang harus ia lakukan ketika air menerjang rumahnya. Pertama, menyelamatkan barang-barang berharga supaya tidak terendam banjir. Kedua, mematikan instalasi listri yang bersentuhan secara langsung dengan air. "Bisa menyebabkan korsleting atau nyetrum kalau listriknya tidak ditangani," papar Roy.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore