
Pemain film Lorong Prisia Nasution saat media visit ke redaksi JawaPos.com, Jakarta, Senin (13/8/2019). Dirilis pada 12 September mendatang, film garapan dari MVP Pictures itu akan mempertemukan Prisia dengan aktor Winky Wiryawan. Film Lorong sendiri berc
JawaPos.com - Hari Kemerdekaan Indonesia dimaknai beragam cara oleh masyarakat Tanah Air. Termasuk juga bagi aktris Prisia Nasution. Dia memaknai Hari Kemerdekaan Indonesia cara yang berbeda.
Bagi Prisia, merdeka itu artinya tidak dikekang atau dibatasi oleh suatu aturan. Merdeka adalah bebas melakukan sesuatu dengan bertanggung jawab.
"Saya sih sudah merdeka. Sudah merasa merdeka. Merdeka adalah bebas yang bertanggung jawab. Masing-masing orang beda-beda ya," ungkap Prisia kepada JawaPos.com saat promo film Lorong di kantor Graha Pena Jawa Pos, Jakarta baru-baru ini.
Pemeran film Sang Penari itu menilai makna kemerdekaan ditentukan oleh hati dan kondisi masing-masing orang.
Perempuan yang akrab disapa Phia itu mencontohkan beberapa kondisi yang memang harus mematuhi suatu aturan adat adalah sesuatu yang harus ditaati. Atau, ada beberapa kondisi seseorang yang dipaksa untuk dijodohkan oleh orang lain.
"Misalnya kawin adat atau harus dijodohkan dikekang dengan aturan. Mungkin mereka merasa belum merdeka. Kalau saya sih bebas ya melakukan ini itu," kata dia.
Sejak kecil Prisia selalu dididik untuk bebas memilih sesuatu dengan bertanggung jawab. Tak ada batasan berlebihan.
"Mungkin mereka (orang tua) membatasi, tapi saya enggak merasa itu sebagai aturan yang mengekang. Enggak merasa dikungkung karena saya tahu batasan-batasannya," ujarnya.
Prisia juga tidak membatasi hal-hal kecil pada dirinya demi kebutuhan penampilannya di panggung hiburan. Misalnya membatasi dalam diet atau pola makan. "Wah kalau untuk urusan makan jangan dibatasi," katanya tertawa.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
