Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 19.05 WIB

Semangat Cinta Tanah Air Winky Wiryawan Ditularkan Sang Kakek

Pemain film Lorong Winky Wiryawan saat media visit ke redaksi JawaPos.com, Jakarta, Senin (13/8/2019). Dirilis pada 12 September mendatang, film garapan dari MVP Pictures itu akan mempertemukan Prisia dengan aktor Winky Wiryawan. Film Lorong sendiri berce - Image

Pemain film Lorong Winky Wiryawan saat media visit ke redaksi JawaPos.com, Jakarta, Senin (13/8/2019). Dirilis pada 12 September mendatang, film garapan dari MVP Pictures itu akan mempertemukan Prisia dengan aktor Winky Wiryawan. Film Lorong sendiri berce

JawaPos.com - Aktor dan DJ Winky Wiryawan adalah salah satu selebritas yang memiliki jiwa patriot besar di dalam dirinya. Rasa cinta negara itu ditanam oleh sang kakek yang merupakan seorang Purnawirawan TNI AD.

Winky menceritakan, sang kakek yang bernama Wing Wiryawan adalah salah satu perwira tinggi di era perjuangan kemerdekaan lalu. Berpangkat Mayor Jenderal TNI AD, Winky betul-betul dididik untuk mencintai Indonesia.

"Saya ini cucu seorang jenderal TNI AD. Kakek saya berjuang real time saat itu sampai di medan tempur yang sulit. Makanya, saya melewati masa kecil saya dengan didikan ABRI," ungkap Winky saat mampir ke kantor Jawa Pos, Graha Pena, Jakarta beberapa hari lalu.

Jiwa patriotik yang ditanamkan sang kakek akhirnya membuat pemeran film Jelangkung itu tak pernah melewati prosesi upacara 17 Agustus setiap tahun pada masa kecilnya. Bahkan, dia juga melakukannya di rumah.

"Saya jadi menghargai sekali perjuangan pahlawan. Saya selalu upacara di rumah dan di sekolah. Malah sering dibawa ke kavaleri zaman dulu karena keluarga saya sangat kental dengan tentara. Setiap 17 Agustus tuh momen yang ditunggu," ujarnya tersenyum.

Winky juga sering diceritakan oleh sang kakek tentang sejarah perjuangan para pahlawan hingga makna Pancasila. Dia berharap generasi muda juga bisa mengisi kemerdekaan sesuai nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.

Untuk relevansinya dengan profesinya sebagai seniman dan pelaku industri kreatif, Winky berharap pemerintah semakin membuka akses dan mewadahi fasilitas seluas-luasnya agar lebih bebas berkreasi. Sebagai bangsa yang merdeka, generasi muda kini sudah lebih bebas berpendapat lewat media sosial.

Namun , merdeka bukan berarti kebablasan. Mereka tetap harus bertanggung jawab dengan segala perbuatan mereka. Di satu sisi, Winky juga merasa bahwa kebebasan dalam berekspresi juga tidak seharusnya dikekang oleh terlalu banyak aturan.

"Maraknya teknologi dan kreativitas tak bisa dibendung lagi. Semua orang bebas berekspresi dan berpendapat. Hanya saja kebebasan jangan terlalu dikekang aturan. Memang menurut saya membuat sensor itu bagus, tapi harus tahu mana yang benar dan tidak. Sehingga aturannya tak terlalu kaku," tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore