
Kang Daniel
JawaPos.com - LM Entertainment telah menyebut bahwa pihak Kang Daniel membuat klaim yang keliru atas konflik kontraknya dengan agensi tersebut. Menanggapinya, pihak Kang Daniel melalui pengacaranya, Yeom Yong Pyo dari firma hukum Yulchon LLC langsung mengeluarkan pernyataan baru.
Dilansir dari Koreaboo, Selasa (25/3), Yeom Yong Pyo pertama-tama menyinggung soal LM Entertainment yang menjual hak-hak kliennya itu ke pihak ketiga tanpa persetujuan yang bersangkutan. Hal itulah yang membuat Kang Daniel ingin memutuskan kontraknya dengan LM Entertainment.
"Poin inti dari perintah tertulis untuk menunda kesepakatan kontrak eksklusifnya, karena LM Entertainment mengalihkan berbagai hak Kang Daniel kepada pihak ketiga yang dinyatakan dalam kontrak eksklusif itu tanpa biaya," katanya.
Ia menjelaskan, Kang Daniel menandatangani kontrak eksklusif dengan LM Entertainment pada 2 Februari 2018 dan seharusnya mulai berlaku pada 2 Februari 2019 lalu. Namun rupanya LM Entertainment diketahui menandatangani kontrak bisnis bersama pihak ketiga dan menjual semua hak Kang Daniel termasuk produksi konten dan layanan manajemen pada 28 Januari 2019 sebelum kontrak eksklusif berlaku.
"Poin utama dari konten kontrak itu menyatakan bahwa seluruh hak utama dari kontrak eksklusif Kang Daniel dengan LM Entertainment selama 5 tahun, termasuk hak produksi/distribusi konten musik, konser/bisnis luar negeri, dan hak tawar-menawar aktivitas hiburan secara eksklusif diberikan kepada pihak ketiga," terangnya.
Sebagai kompensasi, LM Entertainment pun telah menerima lebih banyak puluhan kali dari yang diberikan kepada Kang Daniel untuk uang mukanya. Namun meskipun Kang Daniel tidak menerima pemberitahuan dari LM Entertainment tentang perjanjian kontrak bisnis bersama dengan pihak ketiga, ia juga menolak menyetujuinya.
"Setelah mempelajari hal tersebut, Kang Daniel pun meminta penjelasan dan dari sini perselisihan dimulai. Guna mengatasi situasi ini, Kang Daniel telah meminta beberapa kali perbaikan konten kontrak ilegal dan tidak masuk akal itu. Namun ia tidak menerima jawaban positif dan dibiarkan mencari pertimbangan hukum," jelas Yeom Yong Pyo.
Adapun persidangan untuk putusan pengadilan yang diajukan Kang Daniel pada 21 Maret lalu di Pengadilan Pusat Distrik Seoul akan dimulai pada 5 April mendatang pukul 14.00 waktu Korea. Pihaknya pun berharap agar kebenaran atas situasi ini dapat terungkap dengan jelas sehingga Kang Daniel bisa kembali menyapa penggemarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
