
Alat musik yang dipakai personel Seventeen di Beach Hotel Tanjung Lesung, Minggu (23/12/2018)
Sayangnya, kabar buruk itu sungguh terjadi. Kemarin siang Ully menerima telepon dari Ifan yang selamat. Ifan membenarkan bahwa Bani sudah tiada. "Tapi, saya optimis Herman masih hidup," tegas Ully.
Dia pun terus memantau berita di televisi untuk mengetahui nasib sang suami. Saat memantau berita, anak pertama Ully sempat bertanya. "Kok Papa sama air," ucap Ully menirukan Hafuza. Video amatir saat air laut menerjang panggung dari belakang memang beberapa kali diputar. Sambil menunggu kabar Herman, Ully menerima telepon dari ayah Herman. Katanya, jika Herman berpulang, jenazahnya lebih baik dimakamkan di Ternate agar lebih dekat dengan keluarga besar. Sekali lagi, Ully tidak ingin percaya.
Harapan Ully agar suaminya selamat tak terwujud. Sekitar pukul 15.00, dia menerima telepon dari manajemen Seventeen dan kerabatnya yang turun langsung ke Tanjung Lesung. Jasad Herman telah ditemukan dan dibawa ke RSUD Serang. Menurut dia, Herman tidak selamat karena masih memanggul gitar ketika air menerjang. "Itu kan berat. Jadi, Herman nggak bisa cari pegangan," jelas Ully.
Sementara itu, suasana duka sangat terasa di sebuah rumah sederhana di kawasan Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping. Sepasang suami istri menyambut para pelayat yang datang. Pasangan paruh baya itu adalah Fajar Wibowo, 57, dan Marjinah, 56. Mereka adalah orang tua Muhammad Awal Purbani, pemain bas Seventeen. "Dapat kabar pastinya tadi pagi (kemarin), semalam (22/12) masih belum ada kepastian tentang anak kami," kata Fajar kepada Jawa Pos Radar Jogja, Minggu (23/12).
Pria kelahiran 1961 itu tidak menyangka anak sulungnya turut menjadi korban. Hatinya berdegup saat mendengar kabar Seventeen turut menjadi korban. Berbagai cara dia lakukan untuk mendapatkan informasi tentang sang buah hati.
Saat mengetahui Bani turut menjadi korban, Fajar dan keluarganya hanya pasrah. Kini dia berharap jenazah Bani segera dibawa pulang. Dia ingin memakamkan Bani hari ini di Gamping Tengah, Ambarketawang. "Rencananya pemakaman besok siang (hari ini, Red) di pemakaman umum Gamping Tengah," ujarnya.
Musisi kelahiran 9 Maret 1982 itu memiliki arti penting bagi keluarganya. Sebagai anak tertua, Bani sangat perhatian kepada empat adiknya.
Selain Seventeen, ada seniman yang juga menjadi korban tsunami di Tanjung Lesung. Dia adalah Argo Jimmy atau biasa dikenal sebagai Aa Jimmy. Argo, yang juga menjadi pengisi acara pada event yang sama dengan Seventeen, dikonfirmasi meninggal.
"Jenazahnya ditemukan tadi siang (kemarin, Red)," ujar Jana, perwakilan Argo, saat dihubungi Jawa Pos. Jenazah Argo dibawa ke RSUD Serang sebelum akhirnya diantarkan ke Cianjur.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
