
Vino G Bastian, pemeran Ragil dalam film Hoax, saat berkunjung ke kantor JawaPos.com, Senin (29/1).
JawaPos.com – Menjadi aktor dengan kegiatan yang padat, mulai dari syuting hingga promo film, diakui Vino G Bastian menuntutnya untuk tetap bugar sekaligus berpenampilan menarik.
Tetapi, pemeran Ragil dalam film Hoax ini mengungkapkan bahwa cidera kerap menghantui seorang aktor atau aktris saat syuting. Seperti, yang dialaminya saat syuting film Wiro Sableng 212 pada Oktober tahun lalu.
Vino mengatakan mengalami cidera pinggang usai melakukan sebuah adegan saat syuting film Wiro Sableng. Uniknya, cidera tersebut dialmi justru karena dia salah saat berjalan di lokasi syuting yang merupakan hutan.
“Jadi pas adegan selesai mungkin ketika saya ada salah jalan, di hutan kan yah, jalannya nggak rata, ada akar dan lain-lain. Kayak keselo sedikit begitu jalan tapi efeknya (cidera pinggang). Setelah saya tanya memang orang cedera itu bukan saat orang melakukan hal berat juga, kadang-kadang cuma karena salah jalan, salah duduk. Nah itu jadi kayak nggak worth it,” ungkapnya saat bertandang ke kantor JawaPos.com, Senin (29/1).
Namun, dituntut untuk tetap berpenampilan menarik dan ideal membuatnya harus berolahraga untuk menjaga berat badannya. Padahal, olah raga dilarang karena cidera pinggang tersebut bisa bertambah parah. Lalu bagaimana aktor tampan ini menyisiatinya?
Kepada JawaPos.com, pria 35 tahun ini mengungkapkan dia memang tidak melakukan latihan fisik yang berat. Sebaliknya, berlatih fisik ringan selama 25 menit di rumah setiap harinya, dengan panduan video olah raga yang benar.
“Baru bulan ini, saya mulai lagi masuk olahraga karena (berat) badan saya gampang naik sebenarnya. Karena nggak boleh angkat angkat berat, saya sama istri itu olah raga di rumah. Kita ada program namanya Q 25. Sebetulnya, kayak olahraga dalam waktu singkat selama 25 menit, ada cardio, ada pembentukannya tapi nggak pakai alat berat dan kita juga bisa ngontrol kalau sudah mulai ada rasa linu,” ungkapnya.
Menurut Vino, cukup menggunakan dumble yang ringan dan matras, maka sudah bisa melakukan olah raga ringan yang dilakukannya. Tetapi, hasilnya cukup membakar kalori karena keringat akan banyak keluar. Dengan catatan, dilakukan intens setiap hari dan tidak berhenti selama 25 menit tersebut.
“Kadang kita suka males datang ke gym atau tempat kebugaran, program ini memudahkan kita. Apalagi aktivitas sekarang lagi ribet banget, promosi Hoax dan siapkan Wiro Sableng,” ujarnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
