
Irfan Hakim dan almrahum ayahnya
JawaPos.com - Presenter Irfan Hakim akhirnya menepati niat baik yang selama ini disimpan. Pada awal 2018 ini, dia berkesempatan mengajak keluarga besarnya untuk umrah.
Menurutnya, niat tersebut sudah ada sebelumnya ayahandanya meninggal beberapa bulan lalu.
"Jadi liburan tahun ini fokus untuk umrah bareng. Rencana ini sudah dari tahun kemarin dan cita-cita almarhum bapak saya untuk umrah bersama keluarga," kata Irfan Hakim di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (2/1).
Pria 42 tahun itu bertolak menuju tanah suci pada 21 Januari 2018 mendatang. Tidak tanggung-tangung, dia akan memboyong 91 orang sanak saudara dari keluarga besarnya.
"Semua keluarga besar saya, kakak-kakak saya sama anak-anaknya, dengan menantu-menantunya dan cicit-cicit, semuanya berjumlah 91 orang," jelas Irfan.
Dalam kesempatan yang sama, Irfan Hakim menyebut bahwa dirinya sedih tidak bisa umrah dengan mendiang ayahnya. Oleh sebab itu, di sana dia ingin mendoakan orang tuanya itu.
"Kemarin manasik juga nangis terus ingat bokap. Mudah-mudahan dengan mewujudkan keinginan bokap ini, kami tetap dapat pahala. Kami terpisah sesaat karena kematian dan mudah-mudahan di akhirat bisa kumpul lagi," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
