
Titiek Puspa dan Elly Kasim saat jumpa pers jelang konser Menjulang Bintang 57 Tahun Elly Kasim Berdendang di Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (15/6)
JawaPos.com - Penyanyi legendaris Titiek Puspa senang diikutsertakan dalam konser tunggal Elly Kasim. Menurutnya ini adalah momen nostalgia baginya bersama wanita yang juga legenda lagu Minang itu.
"Kenal beliau tahun 60an awal, saya waktu itu jadi juri. Dan saat dengar Elly Kasim suaranya luar biasa, kasih nilai paling tinggi, cantik juga. Akhirnya juara satu," kata Titiek Puspa saat jumpa pers di kawasan Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (15/6).
Semenjak saat itu, pelantun Apanya Dong itu menasehati Elly Kasim untuk terus mengasah bakat. Akhirnya Elly Kasim pin menunjukkan kualitas hingga bisa menjadi penyanyi Minang paling populer. Bahkan Titiek Puspa dan Elly Kasim kemudian menjadi sahabat.
"Saya panggil beliau, bilang supaya jaga suara, karunia dari tuhan ini, jauh dari sombong. Semenjak itu kami sering bertemu di panggung," jelasnya.
Dalam konser Elly Kasim nanti, Titiek Puspa bakal membawakan beberapa lagu Minang yang dipopulerkam Elly Kasim itu.
Seperti diketahui, Elly Kasim, penyanyi wanita legendaris asal Minangkabau itu menggelar konser bertajuk Menjulang Bintang 57 Tahun Elly Kasim Berdendang. Konser untuk memperingati 57 tahun berkariernya tersebut akan diselenggarakan di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, pada 29 Juli 2017 mendatang.
"Konser ini udah lama direncanakan teman-teman, bukan dari saya. Belum ada konser besar musik Minang yang diselenggarakan di Jakarta," jelas. Elly Kasim
Konser Menjulang Bintang akan mengangkat dan mengolah lagu yang pernah dipopulerkan penyanyi berusia 73 tahun tersebut. Semua akan dikemas dalam pertunjukkan bergaya musikal berbasis kebudayaan Minangkabau.
Pertunjukkan Menjulang Bintang 57 Tahun Elly Kasim Berdendang akan menjadi sebuah mahakarya dengan seluruh elemen seni Budaya Minang. Apalagi konser akan dimeriahkan juga oleh musisi lain seperti Titiek Puspa, Be3, Judika, Rancak Voice, dan adanya randai. Semua dibantu tim kreatif yakni Rama Soeprapto sebagai artistic director, Tom Ibnur sebagai koreografer, dan Hendri Lamiri sebagai music director.
Tiket dibagi dengan empat kelas, yaitu VVIP seharga Rp 1 juta, VIP seharga Rp 750 ribu, Kelas 1 dengan Rp 500 ribu, dan Kelas 2 seharga Rp 250 ribu. (ded/JPG)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
