
Ressa Rizky Rosano, pria 24 tahun yang mengaku sebagai anak dari penyanyi Denada. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo)
JawaPos.com - Ressa Rizky Rosano sejatinya sudah tahu bahwa dirinya adalah anak dari penyanyi Denada sejak lama saat masih duduk di bangku sekolah SMP.
Akan tetapi, dia menjaga hal tersebut supaya tidak terekpose ke publik selama bertahun-tahun. Ressa lebih memilih berdiam diri meski dirinya merasa tidak diakui dan hanya bisa menyebut 'mbak' kepada ibu kandugnya sendiri.
Sampai akhirnya Ressa memutuskan untuk membawa permasalahan kasus dugaan penelataran anak ke ranah hukum perdata di Pengadilan Negeri Banyuwangi Jawa Timur dan membongkarnya ke media hingga viral di media sosial pada tahun 2025.
Ronald Armada selaku kuasa hukum Ressa mengungkapkan hal yang memicu Ressa pada akhirnya membongkar permasalahan ini ke publik.
Ini terjadi setelah mobil milik Ressa tidak lagi dibayarkan cicilannya sehingga mobilnya terancam mau ditarik.
Mobil itu sebenarnya diurus oleh mendiang Emilia Contessa semasa hidup dan proses pembeliannya dengan cara mencicil. Ressa awalnya menduga, mobil itu atas nama dirinya atau atas nama Emilia. Namun ternyata mobil itu atas nama nama Muhammad, adik dari Denada.
"Pembayaran cicilan itu melalui Muhammad. Saya memahami situasi Muhammad, nggak punya beban apa-apa kok gajinya dipotong terus," tutur Ronald.
Muhammad kemudian memutuskan menyetop pembayaran cicilan mobil milik Ressa dan berakibat mobil tersebut mau ditarik oleh debt collector.
"Karena Ressa merasa sudah bayar DP Rp 99 juta, disembunyikanlah sama dia mobil itu," ungkapnya.
Karena mobil itu disembunyikan, pihak berwajib kemudian datang ke rumah Ratih, bibi Denada, yang selama ini mengurus dan membesarkan Ressa sejak masih berusia 10 hari.
"Mama yang tidak tahu tahu apa-apa dipanggil polisi. Mohon maaf, Mama fisiknya lemah, mentalnya tidak terlalu kuat, didatangi orang berseragam nangis, mau pingsan. Saya sebagai anaknya apa nggak menggila pikiran saya," kata Ronald yang juga menantu dari Ratih.
Dari kejadian tersebut, Ressa akhirnya menuntut tanggung jawab kepada Denada yang sejak kecil hingga dia besar dianggap tidak pernah dinafkahi. Tuntutan tersebut diajukan melalui proses hukum lewat gugatan perdata ke pengadilan.
Tak hanya itu, Ressa juga membongkar bahwa dirinya adalah anak kandung dari Denada setelah komunikasi secara baik-baik tidak kunjung membuahkan hasil.
"Sebelum itu, sudah sempat diupayakan komunikasi secara kekeluargaan (namun tidak berhasil)," ungkap Ronald.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
