
Epy Kusnandar alias Kang Mus (kiri) semasa hidup. (salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Aktor Epy Kusnandar, pemeran Kang Mus dalam Sinetron Preman Pensiun sudah menunjukkan tanda-tanda kesehatan tidak baik beberapa waktu sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Epy sempat beberapa kali pingsan, namun hal itu dianggap biasa saja oleh sang aktor tidak diperiksakan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan serius.
"Dari bulan sebelumnya, papa pernah mengeluh sakit di kepala, karena kegiatan yang capek juga, sempat beberapa kali pingsan,”ujar Damar Rizal Marzuki, anak dari almarhum saat ditemui di rumah duka di bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (3/12) malam.
Beberapa saat kemudian, kondisi kesehatan Epy membaik. Bukannya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh ke dokter, Epy Kusnandar kembali bekerja seperti biasa setelah kondisinya membaik pasca pingsan.
"Papa suka bilang ini sudah sehat, beliau bercanda lagi. Papa orangnya selalu semangat tidak pernah ngomong hal negatif," ungkapnya.
Pihak keluarga tidak terlalu mengerti kondisi kesehatan Epy Kusnandar karena dia selalu menolak untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.
Menurut Damar, ayahnya tidak suka berkeluh kesah tentang kondisi kesehatan kepada siapapun, termasuk kepada keluarga.
"Setiap kali diajak ke rumah sakit, papa selalu menolak. 'Nggak usah, sudah sehat'," ungkapnya menirukan perkataan Epy Kusnandar.
Karena Epy Kusnandar selalu menolak untuk diperiksakan ke dokter terkait kondisi kesehatannya, keluarga menduga kondisi kesehatan Epy tidaklah fatal.
Kemarin pagi pada waktu Subuh, dia jatuh dari tempat tidur dan muntah. Epy Kusnandar akhirnya dibawa ke RS PON, Cawang, Jakarta Timur.
Dokter yang menanganinya tidak berani melakukan tindakan operasi karena kondisi kesehatan Epy sudah menurun akibat terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah batang otak.
Dokter menyatakan tindakan operasi baru akan dilakukan apabila kondisi kesehatan Epy Kusnandar mulai membaik.
Namun sayangnya, kondisi kesehatan Epy Kusnandar tidak kunjung membaik. Dia mengembuskan napas terakhir pada Rabu (3/12) sekitar pukul 14.24 WIB.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
