
Jennifer Lawrence. (IMDb)
JawaPos.com - Jennifer Lawrence lahir pada 15 Agustus 1990 di Louisville, Kentucky. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara hasil pernikahan Karen Koch, pengelola perkemahan anak-anak, dan Gary Lawrence, pemilik perusahaan konstruksi kecil.
Masa kecil Lawrence dihabiskan di sebuah peternakan kuda di Indian Hills, Kentucky.
Ia tumbuh bersama dua kakak laki-lakinya, Ben dan Blaine, yang keduanya juga aktif dalam kegiatan berkuda. Suasana pedesaan dan kedekatan dengan hewan membantunya mengembangkan rasa empati dan kedisiplinan sejak dini.
Selama menempuh pendidikan, Lawrence bersekolah di Kammerer Middle School dan kemudian lulus dengan IPK 3,9.
Ia pernah dirawat untuk gangguan kecemasan sosial dan hiperaktivitas, tetapi justru menyalurkan energinya ke panggung teater sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler. Pengalaman ini membentuk ketangguhan mentalnya dalam menghadapi tekanan di industri hiburan kelak.
Karier profesional Lawrence dimulai melalui serial komedi televisi The Bill Engvall Show (2007–2009). Perannya sebagai Amber Engvall, remaja polos yang menghadapi dinamika keluarga, menjadi pijakan awal sebelum terjun ke dunia film layar lebar.
Serial ini memupuk skill aktingnya dan membuka peluang untuk audisi lebih besar di Hollywood.
Terobosan besar terjadi saat Lawrence membintangi Winter’s Bone (2010) sebagai Ree Dolly, remaja miskin yang berjuang menjaga keluarganya.
Penampilan emosional dan natural membuatnya mendapat nominasi Academy Award untuk Aktris Terbaik. Penghargaan Oscar pertama dalam kariernya.
Puncak ketenarannya muncul pada 2012 saat ia memerankan Katniss Everdeen dalam The Hunger Games, adaptasi novel thriller fiksi ilmiah Suzanne Collins.
Film ini meraup lebih dari 690 juta dolar AS di box office global dan menjadikan Lawrence sorotan utama perfilman aksi perempuan. Peran Katniss mengukuhkan statusnya sebagai action-heroine terlaris sepanjang masa.
Proses casting Katniss tidak mudah; sempat muncul spekulasi Lawrence terlalu tua untuk memerankan karakter yang berusia enam belas tahun.
Namun, penulis Suzanne Collins dan sutradara Gary Ross menyetujui pilihannya setelah melihat audisi di mana Lawrence memerankan adegan memohon ibunya berbicara pasca-duka ayahnya.
Adegan tersebut memperlihatkan intensitas emosi yang mendalam dan menegaskan kemampuannya dalam menanggung beban karakter Katniss.
Perannya sebagai Katniss bukan sekadar prestasi komersial, melainkan juga simbol pemberdayaan wanita muda di tengah kisah distopia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022