Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Mei 2025 | 04.33 WIB

Disebut Dapat Azab Karena Rumahnya Dieksekusi, Atalarik Syach: Mungkin Ujian Untuk Naik Level

Atalarik Syach. (Instagram: ariksyach) - Image

Atalarik Syach. (Instagram: ariksyach)

JawaPos.com - Kasus eksekusi rumah milik Atalarik Syach di bilangan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, direspons negatif oleh beberapa netizen. Mereka menganggap eksekusi tersebut sebagai karma, bahkan azab atas perlakuan sang aktor kepada Tsania Marwa.  

Atas komentar negatif tersebut, Atalarik Syach merespons secara santai. Dia pun menganggap komentar netizen hanyalah angin lalu yang tidak perlu ditanggapi secara serius. Apalagi dia sadar betul tidak mungkin dapat membuat semua orang suka pada dirinya.
  
"Bukan azab atau karma. Kasus ini membuat kita jadi belajar. Mungkin ini ujian supaya kita bisa naik level," kata Atalarik Syach saat ditemui di bilangan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/5).

Atalarik mengaku sudah tahu terkait komentar miring dari orang yang tidak suka pada dirinya dengan menyebutkan apa yang terjadi sebagai karma atau azab

"Teman baik saya ngirim. Saya malah ketawa. Alhamdulillah ini ujian. Orang yang diuji biasanya akan mendapat kedudukan yang lebih baik," ungkapnya.

Atalarik Syach menganggap, netizen menyebut kejadian yang menimpanya dimana tanah miliknya disengketakan orang sebagai karma atau bahkan azab, sungguh tjdak masuk akal.

Pasalnya, tanah seluas kurang lebih 7 ribu meter persegi tersebut sudah dibeli Atalarik Syach seharga Rp 250 juta pada tahun 2000, jauh sebelum dirinya menikah dengan Tsania Marwa.

"Masalah tanah ini ada jauh lebih lama dari usia kariernya dia,"kata aktor kelahiran Surabaya, 51 tahun silam.

Kasus sengketa tanah antara Atalarik Syach dengan Dede Tasno telah  mencapai titik kesepakatan pada hari ini. Tanah seluas kurang lebih 500 meter yang di atasnya dibangun rumah, diputuskan dibeli oleh Atalarik Syach seharga sekitar Rp 850 juta.

Keputusan tersebut untuk menghentikan eksekusi supaya rumahnya tidak dirobohkan. Setelah adanya kesepakatan itu, maka sejumlah petugas yang datang ke rumah Atalarik Syach untuk melanjutkan eksekusi pada hari ini, akhirnya pulang.

Tanah yang dimiliki Atalarik Syach sebenarnya cukup luas di luar yang disengketakan. Menurut Atalarik, dia rajin membeli tanah sejak bekerja di dunia hiburan. Alhasil, tanahnya saat ini memiliki luas sekitar 1,5 hektar.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore