
Anang Hermansyah dan Aurel Hermansyah duduk bersama Bunda Iffet di Potlot, Jakarta Selatan, Kamis (1/2).
JawaPos.com - Iffet Veceha Sidharta atau Bunda Iffet meninggal dunia pada Sabtu (26/4) malam di usia 87 tahun, setelah sempat menderita komplikasi penyakit. Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Bunda Iffet memang sudah menurun.
Prosesi pemakaman Bunda Iffet berlangsung di TPU Karet Bivak, Jakarta pada Minggu (27/4) kemarin. Acara pemakamannya dihadiri sejumlah selebriti, salah satunya Anang Hermansyah.
Suami Ashanty itu mengenang betapa besarnya jasa Bunda Iffet untuk kesuksesan kariernya di dunia hiburan. Menurut Anang Hermansyah, saat dulu dia pindah dari Jember ke Jakarta, dia tidak punya tempat untuk berteduh dari panas dan hujan. Namun, Bunda Iffet memberinya tempat tinggal sampai dia bisa fokus mengembangkan kariernya di dunia musik.
"Saya bukan orang Potlot. Saya dari desa, dari Jember. Tapi saya pernah dikasih tempat pernah tidur di Potlot selama 2 tahun bersama teman-teman," ungkap Anang Hermansyah di TPU Karet Bivak Jakarta, Minggu (27/4).
Anang Hermansyah diterima dengan sangat baik oleh Bunda Iffet. Tak hanya memberikan tempat tinggal, almarhumah juga mendidik dan memberikan pengajaran berharga untuk mantan suami Krisdayanti itu.
"Aku bisa berdiri di industri ini sampai sekarang karena beliau. Saya dilahirkan oleh Bunda Iffet," aku Anang Hermansyah.
Dia justru mengaku banyak berutang budi kepada Bunda Iffet. Saking besarnya, Anang Hermansyah belum bisa membalas jasa-jasan sampai almarhumah meninggal dunia.
"Tanpa beliau dulu, Anang berangkat dari Jember nggak ada, bukan siapa-siapa," ujar Anang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
