
Catatan dan foto yang tertempel untuk mengenang Anthony Bourdain di lokasi tertutup Brasserie Les Halles di New York, tempat Mr. Bourdain dulu bekerja sebagai koki eksekutif.
JawaPos.com - Kematian koki selebriti Anthony Bourdain memang mengejutkan. Jaksa sendiri telah mengungkap kalau kematian Anthony memang bunuh diri dengan cara menggantung diri menggunakan ikat pinggang mantel mandi.
Lantas, bagaimana sebenarnya karir Anthony dan kehidupannya sebelum tewas mengenaskan?
Anthony Bourdain, lahir di New York City pada 1956. Ia merupakan putra dari pasangan pemusik dan editor surat kabar New York Times. Obesinya terhadap makanan muncul saata ia menghabiskan musim panas di Perancis ketika masih anak-anak.
Setelah lulus SMA tahun 1973, Anthony pergi ke Vassar selama dua tahun, lalu putus sekolah. Namun, ia tetap bekerja di perguruan tinggi di Provincetown, Massachusetts. Awal 20-an di Provincetown, dia pertama kali mencoba heroin. Lalu berjuang dengan kecanduan narkobanya saat dewasa.
Bourdain menggambarkan dirinya di usia 20-an sebagai 'bajingan yang sempurna' dalam Reddit AMA. "Egois, pencuri, kasar, keras, bodoh, tidak peka dan seseorang yang tidak ingin Anda kenal," tulisnya.
Tangga sukses sebagai koki mulai dirintisnya sebagai pencuci piring di salah satu restoran ketika masih remaja. "Piring-piring harus masuk ke dalam mesin cuci dan keluar tanpa noda, dan melakukan ini dengan cepat dan kompeten berarti saya diakui sebagai manusia oleh rekan-rekan saya," katanya kepada The Guardian tahun lalu.
Pada 1978, akhirnya dia lulus dari Culinary Institute of America. Setelah bekerja di beberapa restoran terkenal di New York City, ia menjadi eksekutif Chef di Brasserie Les Halles. Dia mulai dikenal pada tahun 2000, ketika menerbitkan biografinya, Kitchen Confidential, yang juga mengungkap perjuangannya mengatasi narkoba.
Pada tahun 2000, Bourdain, 44, menjadi bintang setelah bukunya nonfiksi 'Dapur Rahasia: Petualangan di Kuliner Underbelly' menjadi best-seller. Ini adalah hasil dari sebuah artikel yang sangat populer yang ditulisnya untuk The New Yorker pada tahun 1999.
Dalam dua acara televisinya, A Cook's Tour dan No Reservations, penonton bisa melihat kemampuannya mengeksplorasi kondisi manusia dan memberikan sudut pandang berbeda tentang makanan dan traveling. Anthony pun menjadi sosok berpengaruh di dunia kuliner hingga kini. Ia kerap disebut sebagai rock star di dunia kuliner.
Dia juga menjadi seorang Juri di Bravo's Top Chef dan ABC's The Taste. Sesaat sebelum meninggal, dia menjalin hubungan dengan aktris Asia Argento, yang sedang menjadi saksi sebagai salah satu korban pelecehan seksual produser film Harvey Weinstein. Bourdain juga meninggalkan putri semata wayangnya, Ariane (11), buah hati dari perkawinannya dengan Ottavia Busia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
