Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Juni 2018 | 13.50 WIB

Mengenang Perjuangan dan Kekuatan Julia Perez Melawan Kanker Serviks

Kenangan Julia Perez saat berjuang melawan kanker serviks di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. - Image

Kenangan Julia Perez saat berjuang melawan kanker serviks di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

JawaPos.com - Artis peran Julia Perez alias Jupe meninggal dunia dalam usia 36 tahun pada 10 Juni 2017. Perempuan bernama lahir Julia Rahmawati itu tutup usia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, setelah melawan kanker serviks yang dideritanya selama 3 tahun.


Bahkan, dia sempat bolak-balik ke Singapura untuk menjalani pengobatan, mulai dari kemoterapi, operasi, hingga radiasi. Tetapi, sang pencipta lebih sayang padanya, sehingga menjemputnya.


Diketahui, Penyanyi dangdut yang dikenal namanya berkat lagu Belah Duren itu menderita kanker serviks sejak tahun 2014. Tetapi, pada tahun 2015, setelah menjalani berbagai pengobatan di luar negeri, dinyatakan sembuh.


Tetapi, kabar buruk menghampiri. Pada pertengahan 2016, Julia Perez kembali dinyatakan terkena kanker. Sejak itulah kondisi kesehatan perempuan yang akrab disapa Jupe itu kemudian mulai menurun. Hingga akhirnya, dia drop pada 19 April 2017.


Saat itu, Jupe harus menggunakan selang sebagai medium penghantar nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya dan menjalani cuci darah. Padahal tiga bulan sebelumnya, usai berobat ke Singapura, Jupe sempat dinyatakan sembuh dari kanker.


Pada 15 Mei 2017, di RSCM, pihak keluarga kembali diuji ketabahannya. Keluarga Jupe memberi informasi kepada para awak media tentang kondisi terkini Jupe pascaoperasi. Diterangkan oleh keluarganya, Jupe telah menjalani pemeriksaan aktivitas otak dengan Electro Encephalo Graphy (EEG) pada 5 Mei 2017 dan hasilnya menunjukkan tingkat kesadaran Jupe berkurang.


Jupe juga mengalami pembekuan darah pada kandung kemihnya, sehingga dia sulit buang air kecil. Selain keluar masuk ruang operasi, Jupe juga kerap cuci darah untuk memperbaiki fungsi ginjalnya yang mengalami kerusakan akibat obat yang dia konsumsi selama sakit.


Jupe telah berjuang dengan sisa-sisa tenaga dan semangatnya. Namun, Tuhan berkehendak lain. Sebelum tutup usia, kondisi Jupe kerap naik turun dan kerap mencemaskan.


Bahkan, beberapa hari sebelum kepergiannya, 8 Juni 2017, Jupe baru saja menjalani operasi pada organ pencernaannya di RSCM. Sang adik, Nia Anggia, menjelaskan bahwa kakaknya harus dioperasi karena organ pencernaannya diduga lengket sebagai efek radiasi karena pengobatan kankernya. Akhirnya, Jupe pun memejamkan mata selamanya setelah perjuangan luar biasa yang dilewatinya.


Jupe dinyatakan meninggal dunia di usia 37 tahun pada 10 Juni 2017. Tetapi, sepanjang sakitnya, Jupe tak hentinya menginspirasi dan menunjukkan kekuatan. Dia tak ingin siapa pun yang menjenguknya menangis. Sebaliknya, dia memberi kekuatan pada yang datang menengoknya.


Dia pun pernah menjalani sesi pemotretan di rumah sakit. Melalui fotonya, Jupe ingin menunjukkan bahwa penyakit bukanlah hal yang harus disesali atau diratapi.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore