Citra Kirana dan Rezky Aditya. (Instagram: citraciki)
JawaPos.com - Rezky Aditya hadir dalam gelar perkara khusus digelar di Polda Metro Jaya pada hari ini, Kamis (7/11), terkait kasus dugaan penelantaran anak laporan Wenny Ariani.
Tidak sendirian, aktor 39 tahun itu ditemani Citra Kirana dan kuasa hukumnya, Ana Sofa Yuking. Bukan hanya Rezky Aditya yang ditanya oleh penyidik. Citra Kirana juga kabarnya sempat ditanya penyidik.
"Dia (Citra Kirana) datang support suaminya, dan bahkan tadi ditanya juga oleh penyidik. Apakah Ciki keberatan ditanya hal-hal yang sifatnya sangat pribadi, Ciki bilang tidak keberatan," kata Ana Sofa Yuking di Polda Metro Jaya, Kamis (7/11).
Namun sayangnya dia tak menjelaskan lebih lanjut hal pribadi apa saja apa yang ditanyakan kepada Citra Kirana. Dan yang pasti, Ciki, sapaan akrabnya, disebut sang kuasa hukum sangat total dalam memberikan dukungan pada Rezky Aditya.
"Dari dulu saya bilang, Ciki istri luar biasa, istri panutan. Terbukti dia dengan lapang dada menemani suaminya di gelar perkara. Alhamdulillah dia perempuan sangat matang, mau mendengarkan nasihat, mau bijaksana mengambil hikmah dari takdir yang dia jalani hari ini," tuturnya.
Menurut Ana Sofa Yuking, cinta Citra Kirana dan Rezky Aditya jadi semakin kuat setelah melewati ujian yang sejatinya sangat tak mudah dalam rumah tangga mereka.
"Seperti petir di siang bolong. Lagi cinta cintanya, lagi bukan madu, baru punya baby, tiba-tiba ada perempuan mengaku punya anak dari suaminya. Apa yang kamu rasakan kalau ada di posisi dia? Hancur," katanya.
Berbeda dengan pihak Rezky Aditya yang datang lengkap dalam gelar perkara khusus, Wenny Ariani tidak hadir karena sedang sakit. Dia hanya diwakili oleh kuasa hukumnya, Ferry Aswan.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati untuk dilakukan tes DNA guna memutus keraguan terkait Kekey, anak yang lahir dari rahim Wenny Ariani. Kekey sendiri saat ini sudah memasuki usia remaja.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
