Agensi Han So Hee angkat suara perihal perbedaan tahun kelahirannya./Instagram @xeesoxee
JawaPos.com - 9ato Entertainment selaku agensi dari Han So Hee pada tanggal 31 Oktober, menjelaskan mengapa sang aktris tercatat lahir pada tahun 1994, padahal tanggal lahirnya yang sebenarnya adalah tahun 1993.
“Saat ia (Han So Hee) duduk di kelas empat sekolah dasar, karena masalah hukum yang menimpa ibunya, ia terpaksa pindah ke Ulsan."
"Dia kemudian menghabiskan satu tahun di rumah, tidak dapat melanjutkan studinya, dan setelah ibunya dipenjara, dia kembali ke Wonju dan mendaftar kembali di kelas empat.”
Tampaknya proses pendaftaran ulang, menyebabkan kesalahan pada usia Han So Hee.
Hal ini terjadi karena tuduhan penipuan yang dilakukan ibunya, yang berarti dia baru bisa melanjutkan pendidikannya setahun kemudian.
Sebelumnya, ibu Han So Hee, yang diidentifikasi sebagai Nona Shin, ditangkap karena mengoperasikan tempat perjudian ilegal.
“Hal-hal yang berkaitan dengan ibu Han So Hee adalah masalah yang sangat pribadi, yang disebabkan oleh ibunya. Han So Hee sangat sedih mengetahui hal ini melalui berita.
Kami ingin mengklarifikasi, bahwa insiden ini sama sekali tidak terkait dengan aktris dan semata-mata karena tindakan sepihak ibunya.
Kami meminta maaf, karena telah membagikan berita yang tidak nyaman yang bersifat pribadi dan bukan terkait dengan pekerjaannya,” pernyataan agensi saat itu, sebagaimana yang diberitakan Allkpop.
Selain itu, Han So Hee sebelumnya telah membuka tentang situasi keluarganya saat kontroversi empat tahun yang lalu terjadi.
“Saya tumbuh bersama nenek, saya sejak usia lima tahun setelah orang tua saya bercerai dan tidak memiliki kontak dengan ibu."
"Tetapi saya akhirnya melunasi utangnya,” ibu sang aktris baru-baru ini dilaporkan kembali meminta uang kepada Han So Hee.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
