Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Februari 2024 | 17.45 WIB

Penggemar BTS aka ARMY Tuntut Pemecatan CEO HYBE America usai Ketahuan Dukung Israel

Ketua HYBE Bang Si Hyuk dan CEO HYBE America Scooter Braun./Sumber foto: The Korea Times

JawaPos.com - Belum lama ini, para penggemar BTS yakni ARMY mendesak perusahan manajemen HYBE untuk memecat CEO unit Amerika usai ketahuan mendukung Israel selama konflik yang tengah berlangsung dengan Hamas di Jalur Gaza, Palestina.

Dalam perkembangan terakhir, beberapa penggemar mengirim truk ke lokasi HYBE di Distrik Yongsan, Seoul pada Jumat (23/2) guna melampiaskan ketidakpuasan mereka saat mengadvokasi pemecatan CEO HYBE America Scooter Braun.

ARMY Korea dan Internasional menuntut divestasi HYBE dari Zionisme dan Zionis di industri ini,” demikian bunyi pesan yang ditampilkan di layar truk, dikutip dari The Korea Times, Kamis (29/2).

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, ARMY akan terus mendorong Anda untuk memenuhi tuntutan kami. Jangan berpaling ketika hal yang sama terjadi pada nenek moyang Anda di Korea, terjadi pada orang Palestina. Kami meminta Anda membela kemanusiaan untuk hak sisi sejarah dan melawan kekerasan,” jelasnya.

Pada 24 Desember, jaringan media Israel Arutz Sheva yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Israel National News membagikan video berdurasi tiga menit di YouTube menampilkan Braun menyampaikan pidato di Israel, menyerukan Palestina untuk membebaskan sanderanya.

Pada 7 Oktober 2023, lebih dari 360 orang dilaporkan dibunuh oleh pejuang Hamas di lokasi festival musik Nova di Israel Selatan dan setidaknya 40 orang disandera.

“Seminggu yang lalu, aku bangun dan berkata aku harus pergi ke Israel karena aku harus membela rakyatku,” kata Braun dalam video tersebut.

“Mereka (para sandera) harus pulang sekarang. Aku tahu banyak komunitas internasional yang kebingungan dan dibombardir dengan segala macam informasi, namun tidak boleh ada satu percakapan pun yang tidak dimulai dengan para sandera pulang sekarang. Kami tidak akan berhenti menggunakan suara kami. Kami tidak akan tinggal diam,” kata dia.

Braun orang Amerika, namun dia mengatakan neneknya adalah orang yang selamat dari kamp konsentrasi Auschwitz yang dioperasikan oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Dia termasuk di antara banyak selebriti dan tokoh hiburan Amerika yang diyakini telah menyatakan dukungannya terhadap Israel.

Banyak penggemar BTS yang menganggap Braun telah merusak pesan keberagaman dan inklusivitas yang disampaikan melalui musiknya, menyerukan pemecatan CEO tersebut, tetapi HYBE menanggapi dengan menjauhkan diri dari kontroversi tersebut.

Mengenai ucapan Braun, perusahaan hiburan Korea itu mengatakan, “Itu adalah pernyataan pribadi yang terpisah dari manajemen perusahaan,” dan label tersebut belum mengomentari protes truk baru-baru ini.

Pada tahun 2021, HYBE bergabung dengan label rekaman Amerika Ithaca Holdings yang didirikan oleh Braun pada tahun 2013. Pada Januari 2023, Braun yang sebelumnya mengelola beberapa bintang pop paling terkenal seperti Justin Bieber dan Ariana Grande ditunjuk sebagai CEO tunggal HYBE Amerika.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore