
KEMBALI DI JILID 16: Dari kiri, Tio Pakusadewo, Asrul Dahlan, Jarwo Kwat, Udin Nganga, dan Deddy Mizwar saat penyerahan piagam Muri di SCTV Tower, Senayan, Selasa (7/2) lalu. (Imam Husein/Jawa Pos)
Para Pencari Tuhan, sinetron religi-drama-komedi yang rutin tayang tiap Ramadan, berhasil mempertahankan eksistensinya. Tayang tiap sahur dengan tema berbeda tiap tahunnya, sinetron tersebut diganjar penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) pada awal pekan ini.
---
JAKARTA – Selain iklan sirup, ada satu lagi yang menjadi penanda kedatangan bulan Ramadan di Indonesia. Yakni, teaser atau pengumuman sinetron religi Para Pencari Tuhan di SCTV. Sejak 2007, sinetron besutan aktor dan sineas senior Deddy Mizwar itu setia menemani waktu sahur. Menyajikan cerita religi dengan drama dan komedi yang cocok ditonton sembari santap sahur.
Terakhir, Para Pencari Tuhan tayang tahun lalu. Artinya, sudah 15 tahun Deddy dan rekan-rekannya setia menemani Ramadan para pemirsa. ’’Memang formatnya bukan kejar tayang setiap hari, tapi tahunan tiap Ramadan,” ujar Deddy dalam jumpa pers di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/2) sore.
Deddy, yang juga menjadi produser Para Pencari Tuhan, sedikit bercerita tentang awal kelahiran Para Pencari Tuhan. Kala itu, medio 2000-an, acara sahur didominasi variety dan talk show. Deddy ingin ada pembeda. Aktor peraih Piala Citra Festival Film Indonesia 2007 sebagai Aktor Terbaik itu lantas memproduksi sinetron sahur Para Pencari Tuhan.
Agar penonton tidak jenuh, tiap tahunnya Para Pencari Tuhan punya tema cerita yang berbeda-beda. Jika di musim awal fokus cerita ada di upaya H Ahmad Zakaria alias Bang Jack (Deddy) membimbing trio Chelsea (Melky Bajaj), Barong (Aden Bajaj), dan Juki (Isa Bajaj) untuk hidup lebih baik, inti cerita semakin berbeda beberapa tahun belakangan. Mulai upaya Bang Jack menyeimbangkan hidupnya sebagai pemuka agama dan selebriti hingga upaya Bang Jack membimbing para santri lansia.
Dari segi karakter pun, Deddy melakukan penyegaran. Selama 15 musim atau jilid, aktor 67 tahun itu hanya mempertahankan cast inti untuk kembali di musim berikutnya.
Selain dirinya, Deddy kembali menggandeng Jarwo Kwat, pemeran Haji Jalal –sahabat Bang Jack–, serta Udin Nganga (pemeran Udin) dan Asrul Dahlan (pemeran Asrul). Sisanya, ada pemain baru yang memerankan karakter baru.
Atas eksistensi dan konsistensinya, Para Pencari Tuhan pun mencetak rekor baru yang diganjar penghargaan Muri. Yakni, penghargaan sebagai Serial Religi Ramadan Berkelanjutan Terlama. Para Pencari Tuhan berhak atas rekor dan penghargaan itu setelah tayang sejak 2007 alias hampir 16 tahun.
Manajer Senior Muri Triyono menyerahkan piagam penghargaan kepada Deddy. ’’Alhamdulillah, terima kasih untuk SCTV dan para pemirsa. Spesial juga buat istri saya, Gisela, yang merelakan saya mengerjakan proyek Para Pencari Tuhan sehingga kami kurang waktu bersama,” ujar Deddy, yang lantas mendapat tepuk tangan dan senyuman khusus dari sang istri, Giselawati Wiranegara.
Tahun ini, saat Ramadan yang jatuh akhir bulan depan, Para Pencari Tuhan jilid 16 akan tayang. Hingga kini, serial 30 episode itu masih dalam proses syuting, yang dimulai akhir tahun lalu.
’’Ceritanya seputar proses hijrah para musisi punk. Akan ada sentuhan musik juga di dalamnya,” ujar Deddy, yang bakal kembali berperan sebagai Bang Jack.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
