
Ashanty Siddik Hasnoputro (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
JawaPos.com - Sampai saat ini, Ashanty belum bersedia untuk diwawancara media perihal kasus pencurian belasan tas mewahnya di rumahnya yang berada di kawasan Cinere, Jakarta Selatan. Kabar baiknya, Ashanty sudah berhasil mengantongi identitas pelaku yang telah mencuri sejumlah tas mewah kesayangannya tersebut.
Sesuai dugaan awal, ternyata pelaku merupakan orang dekat yang memang memiliki akses keluar masuk rumah.
"Kejadian ini memang di rumah, tapi kalau ada yang tanya 'memang nggak ada CCTV?', pasti ada. Makanya terungkap. Sampai alarm pun ada. Yang jaga juga ada. Hanya saja orang ini kan punya akses keluar masuk ke dalam, makanya mudah mengambil (barang-barang Ashanty, Red)," ujar Ashanty lewat unggahan media sosialnya, baru-baru ini.
Kendati merupakan orang dekat, Ashanty memastikan pelakunya bukan lah asisten rumah tangganya. Para pembantu rumahnya sudah lama bekerja dengan Ashanty sehingga tidak akan mungkin melakukan tindakan tidak terpuji pencurian.
Ashanty berjanji pada waktunya nanti dia akan menjelaskan permasalahan ini secara detil supaya tidak menimbulkan spekulasi liar. Yang sedikit membahagiakan Ashanty, pelaku sudah mengakui perbuatanya. Namun untuk barang-barangnya sebagian besar sudah dijual ke orang lain.
"Alhamdulillah karena saya posting kemarin jadi pelakunya juga mau ngaku, karena ketahuan semua jualnya ke siapa dan alurnya ke mana saja," jelas Ashanty.
Perempuan lulusan Universitas Paramadina itu lagi-lagi mengirimkan pesan kepada penadah yang telah membeli tas mewah miliknya. Dia menegaskan ada ancaman pidana bagi mereka yang telah membeli barang dari hasil kejahatan.
"Kami mohon buat semua pihak terkait agar mau kooperatif dan mengikuti prosesnya. Pasti tidak nyaman, namun perlu dingat barang-barang ini barang curian jadi memang harus dikembalikan," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
