
PANGGILAN ‘’IBU PERTIWI’’: Lord Rangga (dua dari kanan) saat menyaksikan final Watujaran Cup 2022 di Laren, Bumiayu. LORD RANGGA UNTUK JAWA POS
JawaPos.com - Edi Raharjo alias Lord Rangga 'Sunda Empire' meninggal dunia tadi pagi sekitar pukul 05.39 WIB. Jenazahnya pun dimakamkan di daerah Brebes, Jawa Tengah, tadi siang, usai waktu salat Zuhur.
Sosok Lord Rangga sejatinya berhasil membuat Sunda Empire menjadi terkenal meskipun akhirnya harus berurusan dengan hukum dan meringkuk di balik jeruji besi sebagai konsekuensi atas pilihannya tersebut.
Namun sampai saat ini belum ada dari anggota dari Sunda Empire yang datang melayat ke rumah duka.
"Kayaknya tidak ada, Sunda Empire kan anggotanya di luar daerah," kata Suwandi selaku kerabat Lord Rangga kepada JawaPos.com Rabu (7/12).
Dia menduga para anggota Sunda Empire belum ada yang datang menjenguk lantaran informasi soal Lord Rangga meninggal dumia mulai beredar luas di media pada siang hari. Sedangkan orang-orang masih sibuk bekerja di jam tersebut.
"Warga sini juga jarang (melayat) sebab infonya siang baru diberitakan. Kalau dari Subuh (sudah diberitakan) pasti lebih banyak. Orang-orang belum berangkat kerja," jelasnya.
Suwandi mengungkapkan Lord Rangga memang sempat dilarikan ke rumah sakit pada Senin (5/12) lalu karena kondisi kesehatannya sempat drop. Namun kondisinya cepat membaik sehingga dia tidak menjalani rawat inap.
"Pas hari ini katanya kambuh pukul 4 dini hari dan dibawa ke rumah sakit. Itu informasi dari saudaranya," tutur Suwandi.
Diketahui, mantan petinggi Sunda Empire Edi Raharjo atau lebih dikenal dengan sapaan Lord Rangga Sasana meninggal dunia tadi pagi. Dia menghembuskan napas terakhir pukul 05.39 di RS Mutiara Bunda, Brebes, Jawa Tengah.
Lord Rangga meninggal di usia 55 tahun setelah sempat berjuang melawan penyakit paru dan kencing manis dideritanya. Jenazahnya dimakamkan di TPU Grinting, Brebes, Jawa Tengah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
