Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 19.21 WIB

Kartika Putri Sebut Bakal Pilih Capres yang Jago Ngaji dan Bersuara Merdu, Netizen: Ini Pemilihan Kepala Negara, Bukan Pemilihan Qori!

Kartika Putri dan suaminya Habib Usman saat ditemui di bilangan Cinere, Jakarta Selatan, Sabtu (10/7). Abdul Rahman/JawaPos.com - Image

Kartika Putri dan suaminya Habib Usman saat ditemui di bilangan Cinere, Jakarta Selatan, Sabtu (10/7). Abdul Rahman/JawaPos.com

JawaPos.com - Artis Kartika Putri belum menentukan pilihan politiknya di Pilpres 2024. Namun istri Habib Usman Bin Yahya ini sudan membeberkan kriteria calon pemimpin yang akan dipilihnya.

Salah satu kriteria capres yang akan dipilih Kartika Putri adalah yang memiliki kemampuan bersuara merdu dalam membaca Alquran, dikutip dari POJOK SATU.

"Jujur aku kepengin sebenarnya ngedengar capres-capres pada ngaji. Yang suaranya merdu, itu yang kita pilih," ujar Kartika Putri, dilansir dari akun Instagram @fakta.berita, Selasa, 23 Januari 2024.

Menurut Kartika, capres yang pandai membaca Alquran pasti lebih bijaksana, amanah, dan memikirkan rakyat. 

Tak hanya itu, kata dia, calon pemimpin yang pandai membaca Alquran biasanya takut untuk berbuat jahat selama menjalani tugasnya sebagai presiden RI.

"Karena, pasti udah biasa baca Alquran. Orang yang udah biasa baca Alquran InsyaAllah bijaksana, amanah, hatinya lembut nggak keras, memikirkan rakyat," tuturnya.
 

Kartika juga menuturkan, bahwa pemimpin yang mencintai Alquran, lebih takut kepada Allah karena merasa dirinya selalu diawasi oleh Allah.

"Biasanya takut sama Allah melakukan hal-hal zalim, dijaga sama Allah," kata Kartika Putri dengan menggebu-gebu.

Selain itu, Kartika juga menilia memilih calon pemimpin itu tidak cukup menilainya hanya lewat debat- debat yang dipertontonkan. Yang terpenting , lanjutnya, adalah bagaimana calon pemimpin itu bisa membaca Alquran dan jago mengaji.

"Nggak usah debat doang. Kan muslim semua tuh calon-calonnya, ngaji boleh nggak? Yang namanya pemimpin kan harus bisa jadi imam. Itu yang namanya pemimpin," tegasnya.

Namun, komentar ini justru malah mengundang komentar pedas dari para netizen. Mereka pun lantas mengomentari pernyataan Kartika Putri dengan menilai bahwa kriteria pemimpin Kartika itu dinilai tidak rasional.

"Ini pemilihan kepala negara bukan pemilihan qori," komen netizen.

Netizen lain juga berpendapat bahwa kriteria yang diinginkan Kartika Putri tersebut justru bisa membuat capres kehilangan suara dari masyarakat yang tidak beragama Muslim.

"Hilang dari suara non muslim," timpal netizen lain mengkritik Kartika Putri.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore