
Aghniny Haque diceritakan sebagai lesbian dalam serial Sianida./ Instagram Aghniny Haque
JawaPos.com - Aktris Aghniny Haque mendapat tantangan baru dalam film berjudul KKN di Desa Penari lewat perannya sebagai Ayu. Dia ditantang menari dengan gerakan lentur dan indah layak seorang penari profesional.
Memiliki basic sebagai atlet taewondo, Aghniny Haque mengakui ada rasa kurang percaya diri dalam dirinya saat diminta untuk menari. Akan tetapi dia bukan tipikal orang yang mudah menyerah.
Meski awalnya kurang memiliki kepercayaan diri, Aghniny Haque terap menerima tantangan itu. Perempuan kelahiran Semarang, 8 Maret 1997 tersebut menyiasatinya dengan memperbanyak latihan menari.
"Semoga karakter aku di film ini beda dari karakter-karakter aku sebelumnya. Karena di sini aku harus menari, harus luwes. Tantangannya lebih nggak pede untuk nari karena aku basic-nya atlet," kata Aghniny Haque dibilangan Epicentrum Rasuna Said ,Jakarta Selatan, Jumat (22/4).
Dia mengungkapkan, latihan menari intensif mulai dijalaninya sejak sebulan sebelum syuting film berlangsung. Pada saat proses syuting, Aghniny Haque memanfaatkan waktu break dengan terus berlatih menari. Usaha dan kerja kerasnya tersebut berhasil memupuk rasa kepercayaan diri menari meski awalnya dia tidak punya dasar sama sekali.
Selain itu, tantangan lain yang dihadapi Aghniny Haque di film KKN di Desa Penari adalah harus fasih berbahasa Jawa. Untuk hal itu, tidak ada kesulitan berarti, sebab dia memang berasal dari Jawa. "Karena aku orang Jawa, harusnya lebih lancar berbahasa Jawa dibanding yang lain," katanya lebih lanjut.
Film KKN di Desa Penari merupakan film horor yang disutradarai oleh Awi Suryadi. Cerita filmnya diadaptasi dari cerita yang viral dari akun anonim di Twitter, SimpleMan, pada 2019 silam.
Film KKN di Desa Penari akhirnya akan tayang di bioskop tanah air mulai 30 April 2022 setelah beberapa kali mengalami penundaan. Filmnya dibintangi oleh sejumlah pemain yaitu Tissa Biani, Adinda Thomas, Achmad Megantara, Aghniny Haque, Calvin Jeremy, Fajar Nugraha, dan Kiki Narendra. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
