
Dorce Gamalama
JawaPos.com - Jenazah Dorce Gamalama sudah dibaringkan ke peristirahatan terakhir di TPU Bantar Jati, Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (16/2). Dia dimakamkan sebagai laki-laki sesuai dengan jenis kelamin saat dia lahir.
Kepastian Dorce dimakamkan sebagai laki-laki diketahui setelah artis multi talenta itu disalatkan di masjid Al Hayyu, kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, tadi siang. Kala itu ia disalatkan sesuai dengan nama lahirnya yaitu Dedi Yuliardi.
Usai disalatkan, Dorce kemudian dibawa ke pemakamn. Sesampainya jenazah Dorce di TPU Bantar Jati, sejumlah petugas menggunakan APD lengkap membawanya ke pemakaman. Prosesi pemakaman pun dilaksanakan dengan meneraptak standar protokol Covid-19.
Setelah jenazahnya tertimbun tanah, anak-anak dan keluarga almarhum kemudian mendekat untuk mengaji dan mendoakan almarhum. Pemimpin doa mendoakan Dorce sebagai laki-laki, bukan sebagai perempuan.
Fatimah, salah satu anak Dorce Gamalama mengungkapkan alasan kenapa pihak keluarga membuat keputusan memakamkannya secara laki-laki. Ia mengatakan, Dorce memasrahkan sepenuhnya kepada keluarga apakah akan dimakamkan sebagai laki-laki atau perempuan.
"Mama sudah menyerahkan kepada kita anak-anaknya dan kita memutuskan sesuai dengan jenis kelamin lahirnya mama," kata Fatimah.
Dalam konten YouTube Denny Sumargo, Dorce memang sempat menyatakan ingin dimakamkan sebagai perempuan jika meninggal dunia. Karena setelah menjalani operasi kelamin, Dorce mengaku menjadi perempuan seutuhnya.Pengakuan tersebut sempat menuai polemik hingga sejumlah pemuka agama angkat bicara.
Namun dalam postingan video yang diunggah di akun Instagram Dorce tertanggal 31 Januari 2022, dia menyataka pasrah mau dimakamkan sebagai laki-laki atau perempuan. Yang terpenting jenazahnya diurusi dengan baik.
"Orang sudah mulai banya membicarakan kematian saya. Seandainya memang saya meninggal, urus lah jenazah saya. Seandainya saya laki-laki, urus lah, Seandainya perempuan, urus lah sesuai dengan jenis kelamin saya. Insya Allah saya ikhlas," kata Dorce di video itu.
Diketahui, Dorce Gamalama meninggal dunia tadi pagi di usia 58 tahun. Ia menghebuskan napas terakhir di RSPP Simprug Jakarta Selatan usai terpapar Covid-19.
Sebelum terpapar Covid-19, pemilik nama lahir Dedi Yuliardi Ashadi itu sempat berjuang melawan penyakit diabetes dan batu ginjal yang dideritanya sudah cukup lama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
