
Photo
JawaPos.com — Tukul Arwana dilarikan ke rumah sakit Pusat Otak Nasional (PON) di Cawang Jakarta Timur pada Rabu (22/9). Ia dilarikan ke rumah sakit akibat pendarahan otak yang diduga terjadi akibat hipertensi yang tidak terdeteksi.
Dokter yang menangani Tukul Arwana, dr. Ricky Gustanto Kurniawan, Sp.S menjelaskan kondisi Tukul saat baru tiba di rumah PON Rabu pekan lalu. Menurut Ricky, tekanan darah pelawak sekaligus pembawa acara itu sudah di atas 160/100. Akibatnya, ia merasakan sakit tak tertahankan pada bagian kepalanya.
“Kondisinya saat itu Mas Tukul dalam keadaan sakit kepala, muntah-muntah, mengantuk, dan mulai mengalami penurunan kesadaran,” kata dr. Ricky dalam jumpa pers virtual Senin (27/9).
Setelah melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan tim, diputuskan untuk dilakukan operasi dengan segera. Pada hari itu juga dokter melakukan operasi terhadap Tukul Arwana. Operasi berlangsung kurang lebih 3 jam. Mulai pukul 21.30 WIB sampai pulul 02.00 WIB.
Kondisi Tukul sekarang ini dalam keadaan sadar dan dapat memberikan respons dengan baik pascaoperasi. Namun, kondisi Tukul saat ini masih memasuki fase akut.
“Karena saat ini masih berada di ruang semi intensif sudah sadar dengan baik, memberikan responsif dan menerima instruksi. Karena masih fase akut, jadi masih minimal kontak. Pasien bisa dipanggil, mengerti isntruksi,” tutur dr. Sardiana Salam.
Sementara itu, dr. Arief Rahman Kemal, Sp.S mengungkapkan fase akut ini bisa berlangsung sekitar 3 minggu atau 21 hari pada pasien.
“Untuk pemulihan secara literatur fase akut sekitar tiga minggu. Untuk penyerapan sempurna, butuh waktu 8-12 minggu. Itupun tergantung dari masing-masing responsif. Setelah masa akut terlewati, akan lebih intensif,” ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
