
Model berdarah Palestina-Amerika, Bella Hadid. (Instagram)
JawaPos.com - Brand mewah Dior mengganti model berdarah Palestina-Amerika, Bella Hadid, dengan model asal Israel, Mai Tager, dalam kampanye terbarunya. Langkah Dior ini menjadi trending dengan tagar "Boikot Dior" di media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter.
Melihat kiprah Bella Hadid di Brand Dior dengan menjadi wajah makeup Dior dan duta besar pertama merek ini dengan latar belakang Palestina sejak 2016.
Namun, dalam sebuah video promosi untuk parfum baru La Collection Privee dari koleksi liburannya, May Tager ditampilkan secara mencolok, menunjukkan peran barunya sebagai pemimpin kampanye.
Bella hadid memiliki vokal kuat untuk menentang peristiwa tragis yang terjadi di Gaza. Dalam menghadapi potensi dampak kariernya, Bella Hadid tetap teguh dalam dukungannya untuk Palestina, dengan menyatakan.
Baca Juga: Rumah Tumbuh atau Growing House, Solusi Membangun Rumah Estetik dengan Biaya Minim ala Gen Z
"Tapi saya tidak bisa diam lebih lama lagi. Ketakutan bukanlah sebuah pilihan. Orang-orang dan anak-anak Palestina, terutama di Gaza, tidak bisa membuat kita diam. Kami tidak berani, mereka yang berani," jelas Bella Hadid dilansir dari Al Bawaba.
Merujuk pada dampak dari serangan udara di Gaza, Hadid mengungkapkan hatinya gelisah. "Hati saya berdarah karena rasa sakit akibat trauma yang saya lihat terjadi, serta trauma generasi darah Palestina saya," ungkapnya.
"Saya menerima ratusan ancaman pembunuhan setiap hari, nomor telepon saya dibocorkan, dan keluarga saya merasa dalam bahaya," lanjut Bella Hadid.
Sikap Bella yang blak-blakan untuk membela Palestina, menyebabkan ancaman mengusik karirnya. Sehingga Dior mengganti model asal Palestina tersebut.
Keputusan Dior mengganti Bella Hadid dengan model Israel, Mai Tager, membuat kesimpulan publik jika DIor mendukung Israel. Sebuah sikap yang konsisten dengan dukungan terbuka Perancis untuk negara tersebut.
Dikutip dari Wion News, kabar trending ini dilaporkan oleh kantor berita Turki Yeni Safak English hingga membuat gempar publik melalui sosial media dan memicu tagr.
Selanjutnya, sebuah surat kabar lokal Israel juga muncul untuk mengkonfirmasi berita tersebut. "Sementara banyak perusahaan di seluruh dunia menahan diri untuk tidak secara terbuka mendukung Israel," kata surat kabar tersebut
"Merek internasional Dior telah memilih model Israel May Tager untuk memimpin kampanye mereka, peran yang sebelumnya dipegang oleh Bella Hadid, yang telah lama menjadi advokat untuk perjuangan Palestina dan pengkritik keras Israel," kata surat kabar itu," lanjut dari surat kabar tersebut.
Meskipun Dior belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai perubahan ini, langkah ini telah menimbulkan pertanyaan mengenai sikap merek ini terhadap konflik Israel dan Palestina. Kedua belah pihak, baik Dior dan Bella Hadid belum memberikan tanggapan atas dugaan peralihan tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
