
Citra Kirana dan Rezky Aditya. (Instagram Citra Kirana)
JawaPos.com - Ayah artis Citra Kirana, Iwan Siregar meninggal dunia pada Rabu (21/4) tadi malam. Dia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 19.00 WIB setelah 7 tahun berjuang melawan penyakit kanker yang menggerogotinya.
Hal itu diungkapkan Citra Kirana usai acara pemakaman di TPU Sirnaraga, Bandung, Jawa Barat. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci kanker apa yang diderita sang ayahanda. Yang pasti, 2 tahun lalu ayah bintang sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series itu sempat melakukan pengobatan ke Tiongkok.
"Papa memang cancer survivor kan, merasakan sakit sudah cukup lama sekitar 7 tahun," ucap Citra Kirana yang kala itu ditemani suaminya, Rikzy Aditya seperti dikutip dari Intens Investigasi, Kamis (22/4).
Pada saat ayahnya meninggal, Citra Kirana sedang berada di Jakarta. Dia sejatinya sempat berada di Bandung menemani ayahnya mengalami pengobatan. Namun pada 19 April lalu, Ciki, sapaan akrabnya, pulang ke Jakarta.
"Kita baru pulang dari Bandung, papa meninggal tanggal 21 April pukul 19.00," katanya Ciki.
Sejak sekitar 3 bulan belakangan Iwan Siregar memang sudah tidak bisa makan secara normal. Dia hanya menerima asupan makanan lewat selang atau sonde. Beberapa waktu belakangan ayah Citra Kirana juga sempat mengalami sesak napas hingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Sebelum meninggal, Iwan Siregar juga sempat meminta keempat anaknya berkumpul semua. Permintaaan itu pun dipenuhi oleh anak-anaknya. Dia melihat anak-anak satu per satu dan terlihat sangat bergembira.
"Terakhir kalinya sih semua anak anaknya kumpul waktu papa masuk rumah sakit. Papa bilang senang anak-anaknya datang.Terakhir sama papa menyanangkan banget.Ketawa terus menghibur kita," tuturnya.
Dalam kesempatan itu Citra Kirana memang terlihat sedih. Namun dia berusaha kuat tak mau memperlihatkan kesedihan dan air mata di hadapan awak media. Dia berusaha mengikhlaskan kepergian ayahnya menghadap Sang Khaliq.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
