
Christopher Lee. (HBO FOR JAWA POS)
JawaPos.com – Kehidupan kelas menengah ke bawah atau pekerja kerah biru cukup sering dijadikan bahan cerita film atau serial TV. Bagaimana perjuangan meraih kehidupan yang lebih baik atau impian-impian mereka jika menjadi orang kaya. Yang kedua kerap mengundang tawa saking absurdnya.
Mengangkat fenomena keseharian pekerja kerah biru, HBO Asia merilis Workers. Serial berbahasa Mandarin yang tayang perdana pada 10 Mei mendatang itu merupakan adaptasi buku yang berjudul sama. Ceritanya, tiga pekerja konstruksi asal Taiwan ingin jadi orang kaya meski harus melakukan hal bodoh.
Jawa Pos berkesempatan mewawancarai salah seorang cast, Christopher Lee, lewat sambungan telepon. Dia berperan sebagai Ming-qi, pekerja konstruksi yang bertugas mengelas besi. Berikut wawancaranya.
Apa sebenarnya yang ingin diangkat dari kisah kehidupan kelas pekerja di Workers?
Kita selalu berpikir bahwa kelas pekerja, terlebih kerah biru, menjalani hidup yang serbasusah dan kadang pesimistis. Di serial ini, saya dan pemain lain mengangkat sisi kehidupan pekerja yang ceria dan enjoy dengan kesederhanaan. Mereka tahu bagaimana caranya hidup sederhana, tapi tetap punya impian dan optimisme yang tinggi untuk jadi orang kaya.
Komedi seperti apa yang ditawarkan?
Tiap pekerja didesain lucu. Ketika bermimpi menjadi orang kaya, mereka mulai melakukan hal-hal absurd atau nekat di sela kesibukan sebagai pekerja konstruksi. Komedinya ringan, menyenangkan, sekaligus dekat dengan kehidupan banyak orang.
Anda adalah orang Malaysia yang tidak berbicara dalam bahasa Mandarin dengan dialek Hokkien seperti karakter Ming-qi. Apa tantangan terbesar Anda?
Saya harus belajar kepada instruktur bahasa Mandarin Hokkien. Dua bulan sebelum syuting, saya minta dikirimi rekaman suaranya saat mengucapkan dialog.
Apakah Anda punya kemiripan dengan Ming-qi?
Kami sama-sama periang dan sederhana. Saya dan Ming-qi juga sama-sama berusaha mencari hal baik dari pekerjaan kami sehingga bisa menikmatinya.
Anda pernah bercita-cita jadi orang kaya seperti Ming-qi dan teman-temannya?
Tentu. Semasa muda, impian saya tak jauh beda dengan para karakter di Workers. Saya ingin menang undian, punya banyak uang, dan memiliki pekerjaan yang bagus. Bahkan, salah satu alasan saya ikut program Star Search ialah mendapat hadiah besar.
Bagaimana rasanya memerankan pekerja konstruksi?
Wah, cukup menantang. Pekerja konstruksi beraktivitas di lingkungan yang berisiko. Kecelakaan bisa terjadi. Karena itu, kostum kami didesain dengan alat pelindung.
Dengan latar tempat di Taiwan, apakah cerita Workers bisa relevan di negara lain?
Setiap negara tentu punya kelas pekerja kerah biru. Serial ini menceritakan kehidupan mereka. Mulai emosi, gaya hidup, hingga mimpi mereka. Saya yakin, banyak orang yang akan merasa tersambung dengan cerita serial ini. Apalagi, banyak pekerja konstruksi di Asia.
Tentang Christopher Lee

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
