
Via Vallen menghibur penonton pada Wow Concert 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (20/9/2019). Konser yang bertajuk
JawaPos.com - Via Vallen melejit di industri musik tanah air berkat lagu 'Sayang' yang dibawakannya beberapa tahun silam. Namun siapa sangka, sebelum mendapatkan izin secara resmi untuk menyanyikan lagu itu, dia sempat menuai masalah yang cukup serius. Via Vallen digugat pencipta lagunya hingga diblacklist oleh salah satu stasiun televisi selama 3 bulan gara-gara lagu tersebut.
Lewat Instagram live bersama Inul Daratista pada Rabu (29/4) kemarin, pemilik nama lahir Maulidia Octavia awalnya mengungkap perjalanan karirnya di industri musik. Via Vallen mengatakan dirinya mengawali karir menyanyi dari panggung ke panggung. Pada 2015, dia bergabung dengan aslah satu label musik di Jakarta.
Suatu ketika Via Vallen membawakan lagu 'Sayang' di stasiun televisi karena lagu itu sudah beberapa kali dibawakannya di panggung offair di Jawa. Pada waktu itu lagu 'Sayang' masih belum dinyanyikan Via secara resmi.
“Di Jawa nyanyiin lagu 'Sayang' itu. Karena saya merasa lagunya enak, saya bawa ke TV. Lho kok respons masyarakat bagus,” ungkap Via Vallen.
Gara-gara membawakan lagu 'Sayang', label musik yang menaunginya kala itu memprotes Via Vallen dan memintanya untuk tidak membawakan lagu itu lagi. Label beralasan, lagu itu bukan lagu milik dirinya.
“Saya sempat dilarang sama label untuk dibawain ke TV. Soalnya itu bukan single kamu, ngapain bawain lagu orang lain, gitu bahasanya. Saya bilang kalau gitu tolong diurusi lagu ini biar dirilis secara resmi,” kata Via Vallen menirukan perkataannya pada label musiknya.
Permintaan penyanyi kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1991 cukup lama direspons oleh label musiknya kala itu. Merasa lagu Sayang bagus untuk diperdengarkan ke masyarakat, Via Vallen tetap nekat membawakan lagu itu.
“Saya nekat bawain kenapa? Kan memang lagunya bagus, akhirnya timbul masalah. Saya pernah diblacklist sama stasiun TV selama 3 bulan gara-garanya pencipta lagunya itu nuntut ke TV juga. Kesalahan penulisan pencipta kalau enggak salah,” paparnya.
Lagu 'Sayang' diketahui diadaptasi dari lagu yang berasal dari Jepang, Miraie Kiroro. Anton Obama yang kemudian mengubah liriknya menjadi versi bahasa Jawa dan pada bagian reff ditambahkan oleh orang lain. Di sini terjadi perebutan klaim atas lagu 'Sayang'.
Tak mau terus menerus berpolemik, produser musik Via Vallen akhirnya mengurusi perizinannya ke Jepang. Beberapa waktu kemudian izinnya keluar, sehingga Via bisa membawakan lagu itu secara resmi.
“Pas saya ngurus izin, produser mengurus perizinannya ke Jepang, pas saya bawain lagu itu enggak tahunya respons masyarakat luar biasa. Oh ternyata perjuangan itu enggak ada yang sia-sia,” papar Via Vallen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
