Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Agustus 2019 | 23.55 WIB

Segera Tinggal di Amrik, Maudy Ayunda Tak Bisa Ketinggalan Guling

Maudy Ayunda bercerita tentang kegiatan olahraganya yang bisa buat bahagia saat konferensi pers The Color Run 2019. (Nurul Adriyana/JawaPos.com) - Image

Maudy Ayunda bercerita tentang kegiatan olahraganya yang bisa buat bahagia saat konferensi pers The Color Run 2019. (Nurul Adriyana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Penyanyi dan pemain film, Maudy Ayunda, kini tengah disibukkan dengan persiapan menempuh pendidikan S2 di Universitas Stanford, Amerika Serikat. Baginya, kepindahannya ke Amerika memang membutuhkan persiapan yang matang dan detail. Tak hanya mental tapi juga administarsi dan kebutuhan selama di sana.

Lalu, apa saja sih yang sudah dipersiapkan Maudy sejauh ini?

Saat ditemui beberapa waktu lalu di Jakarta, Maudy mengungkapkan, ada beberapa hal yang sudah ia persiapkan. Seperti student visa dan tempat tinggal selama menempuh pendidikan di Stanford University.

"So far sih baru dua itu ya (student visa dan tempat tinggal) kalau yang diluar itu belum sempat," ujar Maudy.

Baginya, ketika hendak meneruskan pendidikan ke luar negeri, itu berarti sama saja dengan pindahan. Sehingga, ia harus pintar-pintar memilah barang yang diperlukan. Sebab, kalau salah persiapan, bisa jadi justru kelebihan membawa barang atau kekurangan.

"Pastinya sih ini beda dengan packing kalau mau berlibur, jadi harus pintar milih," sambungnya.

Ketika ditanya barang apa yang tidak boleh ketinggalan, Maudy dengan cepat menjawab guling. Yup, dara berusia 24 tahun ini tak bia tidur tanpa guling. Sehingga ia akan memboyong guling ke Amerika Serikat.

"Aku itu kebiasaan tidur pakai guling. Dan enggak tau sih kalau di Amerika kata kaya apa, tapi pas di Inggris itu gak ada guling, jadi aku persiapkan untuk bawa," paparnya.

Proses belajar yang akan dimulai pada September 2019 ini, juga mengharuskan Maudy menyelesaikan kewajibannya di panggung hiburan lebih awal. Untuk itu, pelantun lagu 'Perahu Kertas' inipun harus menjalankan semua komitmennya dalam satu bulan terakhir sebelum berangkat.

"Aku udah mulai sekolah September ini, berat sekali sebenarnya (meninggalkan karirnya di Indonesia) tapi juga senang.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore