Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Agustus 2019 | 20.18 WIB

Bercanda Soal Shane, Ini Kesan Udjo Project Pop Saat Nonton Westlife

Udjo dan Odie Project Pop seru menonton konser Westlife. (Rieska Virdhani/JawaPos.com) - Image

Udjo dan Odie Project Pop seru menonton konser Westlife. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

JawaPos.com - Komedian dan penyanyi anggota Project Pop, Djoni Permato atau akrab disapa Udjo antusias menonton konser Westlife di ICE BSD, Selasa (6/8) malam. Udjo menonton Bersama istri dan teman-temannya, termasuk anggota Project Pop lainnya, Odie.

Udjo terlihat duduk di barisan Silver Bersama penonton lainnya yang antusias menyaksikan konser Westlife. Ketika ditanya sejak kapan menyukai Westlife, jawaban kocak tentu saja dilontarkannya.

"Yang pasti ngefans banget. Saya sama Shane itu satu sekolahan, satu bimbingan belajar (bimbel) bareng sama Shane dulu," ujarnya tertawa.

Menurut Udjo, Westlife muncul saat dulu di mana belum memiliki saingan boyband asal Korea Selatan seperti BTS. Dulu, saingan Westlife adalah boyband dari negara Barat seperti A1, Boyzone, N'SYNC, NKOTB, dan Backstreet Boys,

"Westlife masuk di zamannya ketika boyband di Eropa sedang merajalela kan. Kesempatan mereka masih bisa bersama di usia saat ini, sudah sekian lama seperti Project Pop kayaknya patut ditonton deh," ungkap Udjo.

Ditanya lagu favoritnya, Udjo menjawab lagu-lagu awal saat Westlife muncul justru adalah yang paling diingatnya. Misalnya, Uptown Girl dan Swear It Again.

"Lagu Uptown Girl itu kan recycle ya dan diyanyikan Westlife lagi meledak pada zaman itu. Lagu-lagu sekarang justru enggak tahu, kayak Better Man kurang paham, Tapi sempat sih saat antre menyanyi bareng dengar music-music Westlife yang baru, oke yang bias saya nyanyikan saja deh enggak apa-apa," katanya.

Ketika ditanya mengapa tidak membeli tiket paling mahal dan menonton di barisan depan, Udjo mengungkapkan bahwa mengeluarkan uang untuk menonton konser juga harus bijaksana. Jika setiap konser harus ditonton dengan sangat mahal, kata dia, juga harus memikirkan pemasukan dan pengeluaran dengan bijak serta band atau penyanyi yang ditonton.

"Jujur saja harga tiket belakangan ini cukup mahal. Kita harus memilah dan memilih kapan harus beli yang paling mahal. Yang penting rasain crowd dan ambiensnya. Kalau orang penggila banget nonton konser terus-terusan dananya dikeluarkan kan gimana coba. Dan harga tiket harus digaris bawahi makin mahal. Kalau mau makin pantas di depan, pasti mahal banget. Apalagi nonton di samping drum," ujarnya kocak.

Paling terpenting tentunya bias mengunggah keseruan Bersama Westlife di media sosialnya. "Bilang (ke netizen) hai guys saya lagi di ICE nih, ngapain? Jadi tukang parkir," tuturnya tertawa.

Dia berharap boyband lawas sekelas Westlife, Backstreet Boys, NKOTB dan lainnya bias bertahan. Sebab justru penggemar mereka juga masih bertahan dan berkembang hingga saat ini.

"Lumayan ya membayar rasa penasaran. Inginnya sih ada kejutan misalnya anggota Westlife, Bryan yang sudah keluar tiba-tiba muncul di panggung seperti kalua nonton Spice Girl inginnya ada Victoria Beckham. Tapi gini ya, ada 1 tren di mana musisi-musisi lawas tahun 90an digandrungi lagi. Di world wide justru secara global, keinginan mereka bubar malah dipersatukan kembali karena ada kesempatan berkarya lagi," tutup Udjo.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore