
Steve Emmanuel ternyata sempat ditodong pistol karena menolak penggeledahan. Steve menolak karena surat izin penggeledahan bukan atas namanya.
JawaPos.com - Dalam sidang penyalahgunaan narkoba dengan terdakwa artis Steve Emmanuel terkuak fakta baru. Kuasa hukum Steve, Agung Sihombing mengatakan kliennya sempat diancam menggunakan pistol oleh polisi sebelum penangkapan.
Hal itu dilakukan karena biodata di dalam surat penangkapan yang dibawa oleh polisi tidak sesuai dengan Steve. Namun, dalam izin geledah itu, nama dan tanggal lahir yang termaktub bukan milik Steve.
"Tiba-tiba, para saksi datang dan mempunyai izin geledah. Namun, dalam surat yang diperlihatkan kepada saksi, nama terdakwa dan tanggal lahir salah dan tidak ada izin dari pengadilan untuk menggeledah sehingga terdakwa menolak," ucap Agung Sihombing di persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Kamis (28/3).
Oleh karena penolakan akan digeledah tersebut, Steve Emmanuel mengaku sempat mendapatkan perlakuan kasar. Aktor berusia 35 tahun itu sempat diancam sampai ditodong dengan pistol di kepalanya oleh oknum petugas.
"Sampai akhirnya salah satu polisi mengancam terdakwa dan merangkul dengan kasar. Kemudian, salah satu polisi mengeluarkan pistol kecil berwarna silver semacam kong yang ditodongkan ke arah kepala sehingga membuat terdakwa gemetar, shock, dan lemas. Saat itu, polisi menyatakan mencari kokain dan pengedar kokain, bukan mencari terdakwa," tandas Agung Sihombing.
Diketahui, aktor Steve Emmanuel didakwa dengan pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009, subsider 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Terhadap Steve terancam pidana mati atau hukuman seumur hidup.
Mantan kekasih Andi Soraya ini diduga sebagai pengedar narkoba jenis kokain karena memiliki barang haram itu dalam jumlah banyak, yakni 92,4 gram.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
