
DUKA: Mendiang Cahyono sebelum disalatkan.
JawaPos.com - Pelawak senior H Cahyono berpulang Kamis (25/5) siang di rumahnya, kawasan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kepergiannya terasa mendadak. Pria kelahiran Banyuwangi, 26 Desember 1951, yang juga lebih dikenal sebagai pendakwah tersebut memang sempat masuk rumah sakit April lalu karena gangguan jantung dan diabetes. Sekitar satu pekan di RS, kondisinya sudah membaik dan dibolehkan pulang.
Menurut penuturan sang putra, Agung Cahyono, selama tiga minggu terakhir, tidak ada hal yang mengkhawatirkan dari kesehatan ayahnya. Begitu pun kemarin. Pagi setelah makan dan bercengkerama dengan keluarga, ayahnya pamit ke kamar untuk tidur. Lalu, sekitar pukul 12.00 saat dibangunkan untuk makan siang, sang ayah tidak merespons. Setelah dicek, sudah tidak ada denyut. ”Untuk memastikan, ayah dibawa ke RS Medika Permata Hijau,” tutur Agung di rumah duka.
Dokter menyatakan bahwa personel Jayakarta Group tersebut telah meninggal. ”Mohon dimaafkan segala kesalahan almarhum,” ucap Muslimah, istri almarhum yang terlihat tegar menerima tamu-tamu yang bertakziah.
Setelah disalatkan di Musala An Najah yang tak jauh dari rumahnya, sekitar pukul 16.00 jenazah diberangkatkan ke pemakaman kompleks TVRI, Kemandoran, Jakarta Barat. Sejumlah rekan komedian turut menyalatkan dan mengantar ke tempat peristirahatan terakhir. Di antaranya, Tarzan, Kadir, Jarwo Kwat, serta Adi Jojon, putra (alm) Jojon yang merupakan rekan Cahyono di Jayakarta Group bersama Esther dan U’u. ”Terakhir saya manggung dengan Pak Haji (panggilannya kepada Cahyono) Maret lalu. Ingatannya masih kuat terhadap lawakan-lawakan Jayakarta Group,” kata Adi Jojon.
Almarhum Cahyono meninggalkan seorang istri, empat anak, dan seorang cucu. Tidak ada pesan khusus menjelang tutup usia. Namun, beberapa waktu lalu, kepada putranya yang seorang sutradara, Cahyono mengungkapkan ingin menghidupkan kembali Jayakarta Group. ”Cita-cita beliau ingin membuat film Jayakarta Group Reborn. Sudah tahap final sebetulnya,” ujar Agung. Dia bertekad mewujudkan impian sang ayah. (nor/c17/ayi)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
